Ini Tanggapan PT HIM Terkait Sengketa Lahan Dengan 5 Keturunan

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Permasalahan sengketa lahan antara PT Huma Indah Mekar (HIM) dengan masyarakat lima keturunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) hingga saat ini belum mencapai titik temu. Masyarakat 5 keturunan bahkan telah melakukan pematokan lahan di Pal 133-139 di Divisi 6 PT HIM yang diklaim sebagai milik dari lima keturunan.

Sehubungan hal tersebut, PT HIM menyampaikan tanggapannya terkait permasalahan lahan seluas 1.500 hektar itu. “Klaim tanah ini sudah melanggar hukum oleh karena itu kami akan melaporkan ke penegak hukum bahwa ada penguasaan lahan, bahkan mereka sudah mematok dan itu mengganggu aktivitas perusahaan dan membuat pekerja tidak nyaman dalam bekerja. Kalau mereka punya permasalahan lahan mereka dengan PT HIM maka silahkan diselesaikan melalui jalur hukum” ujar Manajer Security PT HIM, Ahadi saat ditemui oleh MENARAnews di kantornya. (25/3/2017)

Ahadi juga menambahkan bahwa PT HIM sudah mengirimkan surat permintaan perlindungan hukum kepada Kapolsek Tulang Bawang Tengah agar
memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pekerja di PT HIM. “untuk itu para pekerja diharuskan tetap melaksanakan aktivitasnya karena yang berhak menghentikan aktivitas perusahaan adalah pimpinan perusahaan atas persetujuan dari direksi” jelasnya.

Sementara itu, terkait permasalahan HGU PT HIM yang disampaikan oleh lima keturunan, Ahadi menjelaskan bahwa memang HGU PT HIM sudah diperpanjang hingga tahun 2043, namun jika memang ada permasalahan dalam perpanjangan HGU tersebut, silahkan digugat melalui PTUN. “Apabila ada permasalahan dengan ijin HGU yang sudah dikeluarkan oleh BPN maka pihak yang merasa keberatan silahkan digugat melalui PTUN” imbuhnya.

Terkait dengan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung jawab Sosial Perusahaan, Asisten CSR PT HIM, Jerry mengungkapkan bahwa sejauh ini PT HIM terus memberikan bantuan dan pemberdayaan masyarakat tiap tahunnya. “pada tahun 2012 yaitu kita sudah melakukan renovasi dan memberikan peralatan kesehatan kepada Pos Kesehatan Kampung Bandar
Dewa, kita juga memberikan bantuan dana sebesar Rp 100 juta untuk bantuan pembangunan masjid di Tiyuh Menggala Mas, selain itu juga PT HIM melakukan renovasi sekolah di sekitar PT HIM bahkan membangun sekolah gratis untuk masyarakat sekitar” ungkapnya sambil memperlihatkan berkas dan bukti foto CSR PT HIM kepada MENARAnews di kantor PT HIM.

Jery melanjutkan, PT HIM juga melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kegiatan safari Ramadhan ke desa-desa sekitar, acara tujuh belasan,  dan setiap tahunnya PT HIM memberikan bantuan berupa kain sarung dan kelengkapan ibadah ke desa-desa sekitar. “Hal itu semua ada buktinya, dapat dicek di Dinas Perkebunan Provinsi Lampung karena PT HIM berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tubaba dan Kabupaten Tulang Bawang. Tapi, itu semua Kembali pada kemampuan perusahaan” jelasnya. (RZ)

Comments
Loading...