Nalim dan Syukur jadi Ancaman Petahana Pada Pilkada Merangin 2018

MENARAnews, Jambi – Sepertinya petahana di Pilkada Merangin 2018 mendatang Al Haris harus bekerja ekstra, mengingat kekuatan para penantang tidak bisa dianggap remeh untuk merebut BH 1 FZ. Beberapa nama seperti H Nalim dan Syukur patut diwaspadai. Hal ini mengingat kekuatan keduanya masih cukup mapan untuk ikut bertarung dihajatan lima tahunan tersebut.
Pengamat politik Jambi, Jafar Ahmad, menilai kedua nama itu masih memiliki potensi besar. H Nalim sendiri merupakan Mantan Bupati dan Syukur merupakan anggota DPD RI dua periode.
“Potensi besar ada di Nalim dan Syukur. Ini bakal menjadi ancaman bagi petahana. Keduanya masih dianggap mampu untuk bertarung,” ujarnya, Selasa (21/3) kemarin.
Jafar menyebutkan, kekuatan ini akan semakin menjadi ancaman bila kedua nama itu bersatu dan mendukung salah satu kandidat. Tentunya ini akan membuat incumbent bekerja sedikit lebih ekstra.
“Akan semakin besar kalau pengaruh keduanya bersatu atau meminta salah satu diantaranya untuk  tidak maju,” katanya.
Peneliti Idea Institute ini menjelaskan, jaringan H Nalim saat menjabat di Merangin masih cukup besar. Apalagi jaringan itu sudah terbentuk sejak lama.
“Pandangan subjektif saya, Haris masih memakai orang-orang dekat Nalim. Kalau benar, ini pengaruhnya besar, apalagi mereka adalah keluarga,” katanya.
Demikian pula dengan Syukur, oleh sebagian orang sudah dianggap idola. Tentunya tingkat loyalitas pemilih seperti ini sudah sulit dipengaruhi.
“Syukur di Pilkada lalu dia nomor dua, di DPD sudah dua periode. Dia juga dianggap sebagian orang sudah menjadi idola,” tegasnya.
Untuk itu, peluang incumbent harus tetap 30 persen. Ini adalah modal yang dimiliki oleh incumbent sebelum bertarung.
“Incumbent itu sudah punya suara paling tidak 30 persen, kalau lewat jelas menjadi ancaman,” ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya H Nalim menegaskan kesiapannya untuk bertarung di Pilkada Merangin. Dia telah turun menggalang dukungan untuk memuluskan langkah.
“Insha Allah saya siap. Kita telah turun sejak lama. Baik itu memenuhi undangan maupun acara kita sendiri,” katanya.
H Nalim mengatakan, saat ini dirinya juga telah membentuk tim pemenangan. Bahkan itu akan dibentuk higga ketingkat desa atau kelurahan.
“Tim sudah kita bentuk. Sudah sejak 6 bulan lalu kita bergerak. Sekarang masih dalam tahap finalisasi,” jelasnya.
Tim bentukannya ini merupakan sebagian merupakan kekuatan lama yang penah mendukungnya di Pilkada lima tahun lalu.
“Hampir 90 persen mereka masih menginginkan saya maju. Insha Allah saya optimis,” ungkapnya.
Menghadapi incumbent, H Nalim tidak mempermasalahkan siapapun lawannya di Pilkada. Menurutnya yang terpenting adalah terus menggalang kekuatan dari arus bawah. “Waktunya masih panjang, kita tunggu saja. Yang panting fokus turun dulu,” ungkapnya.
Disamping itu, Al Haris tampaknya tidak mau berkomentar banyak terkait calon penantangnya di Pilkada. Dia mempersilakan siapapun yang ingin maju di Pilkada.
“Siapapun punya kesempatan untuk membangun Merangin. Semakin banyak, semakin bagus,” katanya.
Saat ini dia masih ingin fokus menyelesaikan tugasnya pemimpin Merangin. Apalagi tahapan Pilkada juga belum dimulai. “Saya masih ingin selesaikan tugas saya. Ini adalah amanah masyarakat yang diberikan kepada saya,” pungkasnya.(gwa)
Comments
Loading...