Menangkal Isu SARA, Gagasan Palangka Raya Kota Perdamaian Terus Mendapat Dukungan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Gagasan yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya untuk menjadikan Kota Palangka Raya sebagai Kota Perdamaian terus mendapat dukungan dalam sejumlah kalangan. Bahkan gagasan tersebut mendapat sejumlah dukungan dari kalangan anggota DPR RI.

Dalam press release yang disampaikan HMI Cabang Palangka Raya kepada Menaranews.com, Kamis (09/03) menyampaikan, bahwa dukungan atas gagasan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MPR RI, H. Zulkifli Hasan di saat acara pembukaan Rapat Kerja Wilayah dan pelantikan Pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) se Kalimantan Tengah.

Ketua Umum HMI Cabang Palangka Raya, Rahmat Fauzi menyampaikan, pak Zulkifli Hasan menilai gagasan Kota Perdamaian yang sangat baik dan harus didukung oleh semua kalangan lapisan masyarakat di Kalimantan Tengah.

“Beliau mengatakan, karena melihat kondisi geografis dan sosial Kalimantan Tengah yang memiliki kemajemukan suku dan budaya yang harus dijaga kerukunannya,” ujar Fauji.

Selain itu, Anggota DPR RI Yandri Susanto, ujarnya lagi, juga memberikan dukungannya kepada HMI Cabang Palangka Raya, bahwa gagasan ini harus didiskusikan bersama tokoh pemuda, masyarakat, agama, mahasiswa beserta para tokoh adat dan budayawan.

“Dukungan juga disampaikan dari Anggota DPR RI Dapil Kalteng Hang Ali Saputra Syah Paham. gagasan ini merupakan ide dari teman-teman HMI pengurus cabang. dilandasi dengan kondisi bangsa yang sedikit ricuh oleh isu-isu primordial,” paparnya menambahkan.

Belum lagi isu-isu tersebut sering dilontarkan sehingga mengakibatkan terganggunya stabilitas nasional dan berimbas kepada daerah-daerah yang memiliki kemajemukan suku, budaya, ras dan agama, salah satunya di Kalimantan Tengah.

“Hal ini lah yang melatarbelakangi gagasan Kota Perdamaian ini, agar ke depan masyarakat Kalteng khususnya Palangka Raya tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang mengatasnamakan agama, kesukuan, ras dan budaya,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...