Mahasiswa Serukan Keutuhan NKRI di Depan Kantor Gubernur Jateng

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Massa dari mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Peduli NKRI hari ini (20/3) melakukan aksi damai di depan kantor Gubernur Jateng. Mereka menyatakan secara tegas penolakan terhadap setiap gerakan yang mengarah pada radikalisme, terorisme, dan separatisme.

Dalam orasinya, mereka mengatakan bahwa saat ini banyak yang mengatasnamakan suku, daerah dan bahkan agama untuk memecah-belah bangsa. Proses penyebaran Informasi hoax yang masih demikian bebas di medos belum tertangani dengan baik.

“Persoalan yang menggangu keutuhan bangsa ini harus ditindak tegas” Kata Mastukin yang bertindak sebagai koordinator aksi.

Dalam aksi ini massa secara bergantian melakukan orasi dan tidak jarang menyanyikan lagu-lagu bernada sindiran atas berbagai persoalan di Indonesia. Raffi, salah satu orator, dalam orasinya menyatakan “Kelompok, ormas, lsm atau apapun yang bibit isunya mengarah dan memunculkan persoalan radikalisme, terorisme dan separatisme harus dibubarkan.”

Menurutnya, pemerintah Indonesia harus tegas dalam hal-hal yang dapat memecah belah dan merusak keutuhan NKRI.

“Dengan demikian kami menuntut agar Pemerintah serius dalam menangani persoalan keutuhan NKRI dan menindak tegas oknum-oknum yang memecah belah keutuhan dan kedaulatan NKRI. Selain itu, kami sepakat untuk mendukung PP No 1 Tahun 2017 Tentang Perubahan keempat atas PP No 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Penambangan Mineral dan Batubara,” tegasnya.

Pantauan dari reporter MENARAnews, aksi ini berlangsung dengan aman dan tertib. Massa membubarkan diri setelah selesai menyampaikan aspirasinya. (da)

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...