Lima Belas Ribuan Obat Terlarang Diamankan Polres Tabalong

MENARAnews, Tabalong (Kalsel) – Polres Tabalong, khususnya jajaran Satresnarkoba dan Polsek, berhasil mengungkap 35 kasus selama 2017 ini (Januari hingga 10 Maret 2017) dalam penindakan kasus narkoba di Kab. Tabalong.

37 orang ditangkap dengan 1,07 gram shabu-shabu, 5.874 butir carnophen/zenith, 7.863 butir dextro, 1.280 butir Logo Y, puluhan miras berbagai merk diamankan dalam upaya untuk memberantas narkoba tersebut.

Untuk menyukseskan perang terhadap narkoba, setiap polsek ditarget satu kasus dalam sebulan. Selain itu, setiap RT RW didorong terus untuk bergerak aktif mendeteksi sindikat narkoba di daerahnya.

“Kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat umumnya, khususnya Kabupaten Tabalong, mari bersinergi dalam pemberantasan narkoba dan obat obatan terlarang serta minuman keras guna mewujudkan Kabupaten Tabalong bebas narkoba, obat obatan terlarang dan minuman keras serta terciptaanya kamtibmas yang aman kondusif,” sebut Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono, S.Ik di Halaman Mapolres Tabalong siang ini (10/3).

Pelaku narkoba dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

Pelaku obat obatan terlarang dijerat pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 ttg kesehatan Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah). (Firman)

 

Comments
Loading...