http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Konflik Agraria, Permasalahan Tahunan di Way Kanan

MENARAnews, Way Kanan (Lampung) – Pergerakan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII) adakan seminar Agraria konflik pertanahan di aula Kecamatan Baradatu Way Kanan Lampung, Selasa (28/2/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh narasumber Endi Purnomo (Kasi Bagian konflik dan perkara pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Way Kanan. Turut hadir Firdaus, Staf Ahli Bupati Way Kanan, Arie Antony Tamrin Camat Baradatu, Kompol Amirudinn Kapolsek Baradatu, Juli Prasetio, Ketua PMII Way Kanan, Lurah dan Kepala Kampung se-kecamatan Baradatu serta ratusan peserta seminar dari kalangan masyarakat dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Camat Baradatu, Arie Antony Tamrin sangat mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat dalam mensukseskan kegiatan seminar agraria tersebut.

“Sebelum saya membuka seminar ini, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Saya juga bangga kepada mahasiswa yang peduli kepada daerah kita dan saya sangat berterimakasih kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Way Kanan yang sudah mengadakan seminar Agraria di kecamatan Baradatu. Atas nama Camat Baradatu dan Pemerintah daerah Kabupaten Way Kanan saya buka seminar Agraria di Kecamatan Baradatu.” ucapnya.

Ketua PMII Kabupaten Way Kanan, Juli Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya generasi muda harus berperan aktif dalam pencegahan tapal batas di Kabupaten Way Kanan.

“Kita sebagai generasi penerus bangsa harus aktif dalam membangun khususnya di Kabupaten Way Kanan. Terutama dalam masalah tapal batas yang sering memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Mudah-mudahan dengan adanya seminar agraria ini dapat membuka wawasan dan pengetahuan masyarakat di bidang pertanahan Kabupaten Way Kanan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Way Kanan Mangara E.P.M, diwakili Plt. Kasie Sengketa Konflik dan Perkara (SKP) Endi Purnomo menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapesiasi kegiatan seminar yang dilaksanakan ini kantor pertanahan.

“Sebagai narasumber agraria yang paling penting, tanah merupakan sumber produksi yang sangat dibutuhkan sehingga ada banyak kepentingan yang membutuhkannya. Perkembangan penduduk dan kebutuhan yang menyertainya semakin tidak sebanding dengan luasan tanah yang tidak pernah bertambah, yang berakibat timbul sengketa, konflik dan perkara pertanahan. Sengketa, konflik dan pertanahan merupakan persoalan yang kronis dan bersifat klasik serta berlangsung dalam kurun waktu tahunan bahkan puluhan tahun dan selalu ada dimana-mana. Serta merupakan bentuk permasalahan yang sifatnya kompleks dan multi dimensi. Oleh karena itu, usaha pencegahan, penanganan dan penyelesainnya harus memperhitungkan berbagai aspek baik hukum maupun non hukum. Sering kali penanganan dan penyelesaian terhadap sengketa dan konflik pertanahan dihadapkan pada dilema-dilema antara berbagai kepentingan yang sama-sama penting.” terangnya. (DA)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,701PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.