Ketersedian Kantong Darah Palangka Raya Belum Mencukupi Kebutuhan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kekurangan stok kantong darah di Kota Palangka Raya memang menjadi persoalan serius khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal tersebut hendaknya menjadi antensi bersama bagaimana kebutuhan akan kantong darah setiap bulannya dapat tercukupi.

Bidang Administrasi di Unit Transfusi Darah (UTD) di bawah naungan PMI Kota Palangka Raya Andi Kurniawan ketika dikonfirmasi Menaranews.com menjelaskan, kebutuhan kantong dari khusus di Kota Palangka Raya perbulanya mencapai 1.000 kantong.

“Kebutuhan kantong darah mencapai 800 sampai 1.000 kantong per bulannya. Tetapi kita hanya bisa menyiapkan 50 sampai 60 persennya saja. Oleh sebab itu jika ada masyarakat yang membutuhkan darah kita hanya nyaranin agar keluarga yang bersangkutan bisa jadi pendonor,” jelas Andi Kurniwan senin (20/03).

Dia juga menyambut baik serta menyampaikan terima kasih banyak kepada TNI yang sudah melaksanakan kegiatan donor darah. Dengan kegiatan seperti ini diharapkan kebutuhan masyarakat akan kantong darah dapat tercukupi sehingga masyarakat Kota Palangka Raya tidak kesulitan memperoleh kantong darah.

 

Tingkatkan Kesadaran Donor Darah Lewat Kegiatan Perayaan

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 102 PD XII/Tanjung Pura, Rika Naudi disela-sela kegiatan donor darah dalam rangka HUT Korem 102/Panju Panjung Kalimantan Tengah ke-43 menjelaskan, kegiatan donor darah tiap tahun rutin dilaksanakan.

“Kadang-kadang pada even kegiatan besar seperti hari kartini, ibu-ibu persit mau mendonorkan darahnya. Kebutuhan akan kantong darah pasti tidak akan pernah berhenti, baik itu di rumah sakit dan sebagainya,” jelas Rika Naudi.

Tentu dengan kegiatan-kegiatan seperti donor darah yang dilakukan seperti sekarang ini, ujarnya lagi, paling tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan kantong darah, dan pihaknya sangat bersyukur bisa membantu masyarakat yang memerlukan.

Dia sangat yakin kegiatan sosial yang dilakukan pasti sangat membantu masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya yang membutuhkan. Dia sangat terbuka kalau PMI sendiri mau bekerjasama dengan Ibu-Ibu Persit.

“Kalau PMI mau bekerjasama dengan pihak Korem 102/Pjg bisa saja mereka membuka stand pada even-even besar seperti Kegiatan HUT Korem saat ini. Sehingga secara tidak langsung menarik minat masyarakat untuk berdonor darah yang sebelumnya belum pernah menjadi pernah,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...