http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Jambu Kristal Mulai Dikembangkan di Tiyuh Sukajaya

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Dalam rangka menunjang ketahanan pangan dan pengembangan hasil alam di Kabupaten Tulang Bawang Barat, beberapa petani maupun pekebun mengupayakan berbagai macam cara termasuk membuka perkebunan dengan jenis tumbuhan baru yang memiliki nilai jual tinggi.

Contohnya seperti berkebun Jambu Kristal yang dilakukan oleh salah satu Gapoktan di Kabupaten Tulang Bawang Barat tepatnya di Tiyuh (Desa) Sukajaya Kecamatan Gunung Agung.

Katijan pekebun jambu kristal yang sudah memulai usaha tersebut sejak 2 tahun yang lalu menjelaskan bahwa buah jambu kristal yang dikembangkannya memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan buah jambu pada umumnya dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

“Jambu ini ukurannya besar, bijinya sedikit, isinya renyah mirip-mirip apel. Kalau harga di pasar lokal bisa mencapai Rp 20.000,-” ungkap Katijan saat dikunjungi oleh MENARAnews di kebun jambu kristalnya yang tepat berada di samping rumahnya. (3/3/2017).

Selain itu, dengan luas lahan yang tidak terlalu luas, Katijan juga dapat memproduksi buah jambu kristalnya cukup banyak. Hal ini karena pohon dari jambu kristal yang ditanamnya tidak memakan tempat yang luas dan tanamannya juga kecil, namun buah yang dihasilkan berukuran cukup besar.

“Lahan yang kita gunakan baru seperdelapan hektar, dan dari lahan tersebut sekali panennya menghasilkan sebanyak sekitar tiga kwintal, dalam seminggu dipetik dua kali. Waktu dari muncul bunga hingga bisa dipanen sekitar empat bulan. Biasanya panen bulan tiga atau empat.” ujarnya.

Katijan selaku salah satu Ketua Gapoktan di Tiyuh Sukajaya juga berupaya untuk mengajak masyarakat setempat untuk berkebun jambu kristal. Hal tersebut merupakan upaya dari Gapoktan untuk mewujudkan “one village one variety” atau satu desa satu varietas sehingga dapat mengenalkan Desa Sukajaya sebagai sumber dari buah Jambu Kristal.

“Memilih jambu kristal karena tanah disini untuk komoditas tertentu agak susah karena tanah disinu cocoknya untuk sawit dan karet, sedangkan untuk kebun seperti ini tidak memungkinkan berkebun sawit atau karet. Oleh karena itu kita pilih yang lain daripada yang lain”

Selain nilai yang tinggi, pengembangan jambu kristal juga tidak terlalu sulit. Bahkan Katijan selama mengembangkan Jambu Kristal tersebut tidak perlu membeli pupuk dan hanya memanfaatkan pupuk buatannya sendiri.

“Yaa.. Tidak begitu susah, namun harus telaten butuh waktu dua tahun baru mulai berbuah. Kalau melalui cangkok, sekitar 8 bulan sudah mulai berbuah. Yang perlu dicermati seperti ranting-ranting harus sering dipotong atau dirundukkan. Kendalanya kalau musim hujan sering rusak, lalat buah juga, kalau musim kemarau kendalanya hanya air tapi hasilnya bagus. Untuk pemasaran, kendalanya pada packing karena bingung nyarinya sehingga pemasaran hanya ke pasar tradisional sekitar saja” jelas Katijan.

Sementara Kepala Tiyuh Sukajaya, Tukimun menyampaikan bahwa pihak tiyuh siap mendukung usaha pengembangan jambu kristal tersebut untuk kemajuan desanya.

“Iya kita akan mendukung pengembangannya agar nantinya masyarakat di tiyuh ini dapat memiliki inovasi dan usaha yang maju kedepannya” ujar Tukimun. (RZ)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,699PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.