IPKM : Ada Korupsi Terencana Pada Bimtek Pemdes Mukomuko 2016

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Permasalahan dugaan penyelewengan dana desa (DD) di Kabupaten Mukomuko mendorong Ikatan Pemuda Kabupaten Mukomuko (IPKM) angkat bicara.

Ketua Umum IPKM, Yance Askomandala, SP, menyampaikan selaku organisasi yang memiliki fungsi controlling di masyarakat, IPKM telah menampung berbagai keluhan dari berbagai pihak mengenai permasalahan tersebut.

“Kita sudah menampung berbagai keluhan dari masyarakat, termasuk dari pelaksana pemerintahan desa, disana kami menilai beberapa hal yang tidak sesuai aturan,” ungkapnya kepada MENARAnews, Rabu (29/03/2017).

Untuk itu, IPKM mengeluarkan pernyataan sikap terkait permasalahan tersebut.

Pertama, IPKM menilai, ada semacam intervensi dan niat jahat (korupsi terencana) pada penganggaran/pelaksanaan Bimtek Pemdes se Kab. Mukomuko beberapa waktu lalu oleh oknum/pihak penyelenggara.

Ia menyampaikan, penganggaran dana desa pada program bimtek tersebut diduga terjadi kecurangan dan menyalahi prosedur  karena tidak sesuai dengan Permendes PDTrans No. 22 Tahun 2016 khusunya pada Pasal 3 poin (b) dan (c).

“Disitu jelas, penggunaan DD harus didasarkan pada prinsip kebutuhan prioritas atau mendesak dan juga pada prinsip mengutamakan prakarsa dan kreatifitas masyarakat, jadi alokasi untuk bimtek ini bertolak belakang karena tidak semua desa membutuhkan program tersebut,” jelasnya.

Kedua, IPKM mendukung DPRD Kab. Mukomuko selaku lembaga pengawasan pemerintah daerah untuk segera mengadukan persolan tersebut kepada pihak yang berwenang dan tidak perlu membentuk Pansus lagi.

“Kita sangat berharap agar DPRD segera menyelesaikan permasalahan ini karena terindikasi adanya korupsi terencana dalam permasalahan tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, jika permasalahan ini tidak segera diselesaikan maka dikhawatirkan kedepan penyelewengan dana desa akan semakin marak terjadi. (AL)

Comments
Loading...