Ini Dia, Pelaku Pembunuhan Dibawah Jembatan Pulau Petak

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Aparat Polres Kapuas bergerak cepat. Dalam hitungan jam, mereka meringkus Marhani alias Bangkin (50). Dia diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Akhmad Soriansyah (26)  yang jasadnya ditemukan di bawah Jembatan Pulau Petak di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.

Pencidukan terhadap Marhani dilakukan setelah aparat Polres Kapuas dan Polsek Kapuas Hilir memeriksa beberapa saksi. Polisi akhirnya menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan tersebut dan mengamankan warga Sei Pasah itu.

“Setelah memeriksa beberapa saksi, akhirnya kami menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan ini. Kami kemudian mengamankan warga bernama Marhani alias Bangkin, warga Sei pasah,” ujar Kapolres Kapuas, AKBP Jukiman Situmorang melalui Kapolsek Kapuas Hilir, Iptu Rio Angga Prasetio.

Motif pembunuhan yang dilakukan pelaku karena Marhani kesal ayamnya dicuri oleh korban. “Siapa yang tidak kesal Pak, saya pelihara ayam itu sejak kecil, sekarang ayam sudah besar-besar lalu dicuri begitu saja,” ucap Mahani alias Bangkin di hadapan petugas.

Dikatakan, begitu melihat ayamnya hilang, dirinya langsung keluar rumah dengan mengendarai sepeda pancal. Setelah sampai di Jembatan Pulau Petak, ditemukan seorang pemuda yang membawa ayam di dalam karung.

Spontan Marhani marah besar. Setelah terjadi sempat cekcok mulut, akhirnya keduanya terlibat perkelahian. Dalam perkelahaian itu, dirinya membawa sebilah pisau dan pisau tersebut digunakan untuk menikam korban sebanyak dua kali tusukan.

Jasad Akhmad sendiri ditemukan warga di bawah Jembatan Pulau Petak pada Senin (20/3/2017) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Korban yang merupakan warga RT 1 Desa Sei Lunuk, Kecamatan Bataguh ini, pertama kali ditemukan seorang warga bernama Rico Suan. Saat itu, Rico hendak mendatangi kuburan. Tiba-tiba, dalam perjalanan itu, matanya melihat sesosok orang yang terkapar. Begitu didekati, tubuh itu tak bergerak lagi.

Rico Suan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kapuas Hilir. Tak lama berselang, petugas Polsek datang dan langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kapuas untuk dilakukan otopsi.

Iptu Rio Angga Prasetio menjelaskan, setelah mendapat laporan warga, anggotanya langsung turun ke tempat kejadian perkara. “Jenazah kemudian dievakuasi anggota bersama warga, dibawa ke RSUD Kapuas untuk dilakukan otopsi,” katanya. (kontributor)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...