Ibu dan Anak Tewas Tenggelam di Sungai Irigasi

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Dua orang warga Desa Gedung Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tewas tenggelam di sungai irigasi desa setempat. Kejadian tersebut berawal ketika kedua korban yang merupakan ibu dan anak itu ingin mengantarkan makanan kepada sang suami yang bekerja menderes karet di ladangnya sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (10/3/2017).

Akan tetapi hingga sang suami pulang ke rumah sekitar pukul 18.00 WIB, sang istri bernama Supriyati (35) dan anaknya yang bernama M. Hafit Baihaqqi (5) tidak kunjung pulang sehingga sang suami langsung mencari kedua korban bersama masyarakat setempat.

Setelah melalui pencarian yang memakan waktu hampir dua jam, akhirnya sang anak diketemukan telah meninggal dunia di dekat jembatan bambu yang menghubungkan jalan dari rumah menuju ladang korban dalam keadaan mengambang sehingga diduga kedua korban terpeleset dari jembatan tersebut. Namun hingga pukul 23.00 WIB, sang ibu belum berhasil ditemukan.

Menurut Widiyantoro suami korban, sebelum dirinya berangkat kerja, isterinya sempat mengatakan kalau dirinya nanti ingin mengantar nasi, namun sang suami mencegah isterinya, karena kondisi air saat ini sangat deras.

“Sudah saya peringati dengan isteri saya jangan mengantar nasi karena kondisi air saat ini sangat teras,” kata Widiyantoro saat dijumpai di kediamannya pukul 20.55 WIB.

Ratusan warga setempat sampai saat ini masih berupaya untuk mencari korban, sementara anak korban telah di evakuasi dirumah duka. Namun, karena kondisi di lokasi sedang hujan lebat dan tidak ada penerangan maka pencarian dihentikan sementara. (RZ)

Comments
Loading...