HMI Cianjur Ajak Mahasiswa Untuk Kawal Penggunaan Dana Desa

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Sejak terpilih sebagai Pasangan Presiden dan wakil Presiden periode 2014 – 2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla telah menetapkan 9 (sembilan) agenda prioritas yang disebut Nawa Cita. Program yang digagas untuk menunjukkan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Dari satu dari sembilan program nawa cita tersebut, diantaranya “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.” menjadi prioritas di nomor 3 dari 9 program nawacita yang dibuat.

Guna mengoptimalkan pembangunan Indonesia dengan memperkuat desa maka perlu pengelolaan dana desa yang benar-benar dikelola secara swadaya sehingga bisa membuat perputaran ekonomi di pedesaan lebih baik. Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp40 triliun atau naik dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya untuk mengatasi kesenjangan sosial yang ada.

Sekretaris Umum HMI Komisariat Hukum Unsur Cab. Cianjur, Aldi Muhammad Mustopa, menganggap bahwa prioritas utama pengunaan dana desa penting untuk pembangunan infrastruktur. Ketika infrastruktur desa sudah baik, barulah dana desa dapat dimanfaatkan untuk program lain, seperti membangun fasilitas sosial dasar maupun pengembangan ekonomi kreatif dan produktif. Maka dari itu, penting bagi bagi publik terutama untuk seluruh kader HMI Cabang Cianjur agar ikut mengawasi proses penggunaan dana desa yang harus sesuai dengan Permendesa No.5/2015 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.

“saya mengajak seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk terjun langsung ke desa-desa yang ada di Kabupaten Cianjur guna mengawasi dan mendampingi program Nawacita maupun Sapta Cita yang diusung Pemkab Cianjur. Dan sebagai kader-kader HMI Cabang Cianjur yang berasal dari berbagai Desa agar menjadi agen dan mitra pemerintah dalam mengawal Desa Membangun.” Ungkap Aldi

Kehadiran kader HMI sangat dibutuhkan dalam proses percepatan pembangunan desa yang merupakan cita ketiga dari Sembilan Program Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) pemerintahan Jokowi-JK karena kader-kader HMI Cabang Cianjur dapat mengawasi dan mendampingi program Nawacita maupun Sapta Cita yang diusung Pemkab Cianjur, selain itu juga akses terhadap informasi dan pendidikan yang lebih baik, yang harus dimanfaatkan dengan baik.

“Kader-kader HMI Cabang Cianjur dapat berperan aktif sesuai dengan bidang keilmuan yang digeluti masing-masing, seperti pemberdayaan ekonomi perdesaan, pengembangan sosial budaya hingga pendampingan hukum. Hal ini berkenaan dengan pengelolaan anggaran atau dana desa yang dicanangkan pemerintah terbilang besar.” Tambah Aldi

Perlunya keikutsertaan dalam mengawasan karena menurut Aldi, pemerintah desa sangat berpotensi tersandung masalah kebijakan penggunaan anggaran karena dana yang turun adalah fresh money, bukan berupa program. Sementara itu, percepatan pemerataan desa juga menjadi tuntutan bersama di kabupaten yang dikenal kaya Sumber Daya Alam ini. Artinya harus berjalan seimbang dengan peningkatan SDM seperti melalui para kader HMI Cabang Cianjur. (OR)

Comments
Loading...