HIPMAS Papua Dukung Kebijakan Presiden RI dalam Percepatan Pembangunan di Papua

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (HIPMAS) mendukung Kebijakan Presiden RI Ir. Jokowidodo dalam percepatan pembangunan di Papua.

Hal itu di sampaikan ketua HIPMAS Papua Hendrik Yance Udam di Abepura, Rabu (29/3/2017).

Dikatakan, Kami memberikan Apresiasi setinggi – tingginya kepada pemerintah Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo dan Jajarannya akan niat yang tulus untuk membangun Indonesia mulai dari Tanah Papua dalam segela bidang terlebih khusus dalam percepatan pembangunan di bidang infra – struktur bagi Tanah Papua guna Membuka daerah – daerah yang terisolasi di Pelosok – Pelosok Tanah Papua Guna mensejahterakan Rakyat Indonesia yang tinggal di Papua terlebih Khusus Masyarakat Asli Papua sehingga menjadi Tuan di Negerinya Sendirinya.

“Kami anak-anak asli Papua yang tergabung dalam HIPMAS, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden RI, Ir.Joko Widodo beserta jajarannya atas niat tulus tuk membangun Indoensia, mulai dari tanah Papua. Dalam segala bidang, terlebih khusus dalam percepatan pembangunan dibidang infrastruktur bagi tanah Papua sehingga membuka daerah-daerah terisolir di pelosok tanah Papua”, katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Kami juga memberikan Penghargaan yang tak terhingga kepada bapak Menteri PU/PR dan jajarannya yang telah bekerja sangat keras untuk menunjang Visi dan misi Bapak Presiden RI yang tulus untuk membangun Infrastruktur di tanah Papua

Dan telah mengimplementasi Perpres RI Nomor 84 Tahun 2014 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa bagi pengusaha Anak asli Papua, karena pada Tahun 2016 yang lalu hampir kurang lebih 1 Triliun kementrian PU/PR telah mengalokasikan Anggarannya untuk permberdayaan terhadap para pengusaha asli papua, dalam bentuk paket – paket pekerjaan Infrastruktur yang turun ke papua dan papua barat, dan setiap Tahunnya paket – paket pekerjaan untuk pemberdayaan terhadap para pengusaha asli papua.

“Dana yang dialokasikan itu sudah dalam bentuk paket-paket pekerjaan infrastruktur untuk pemberdayaan pengusaha asli papua, baik  di Papua maupun Papua Barat,” jelas

Udam berharap, Pemda Papua dan 29 kabupaten/kota di Papua agar juga menganggarkan paket-paket proyek bagi pengusaha asli Papua yang kian bertambah.

“kami juga mampu tuk melakukan pekerjaan infrastruktur dan pengadaan barang-jasa. Jangan lagi ada stigma negatif bahwa kami pengusaha muda asli Papua tidak mampu untuk melakukan paket-paket proyek dari pemerintah,” ujarnya. (Surya)

Comments
Loading...