http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Harga Cabai Tinggi, Legislator : Saya Aja Tanam Cabai di Rumah

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sebagaimana diketahui, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat masih sangat mahal. Sebut saja harga komoditas cabai dimana harga partaian berkisar Rp 150 ribu– Rp160 ribu/kg, bahkan harga cabai hijau mencapai Rp120 ribu/kg. Kondisi tersebut menjadi keluhan masyarakat maupun para pedagang selama ini.

Kondisi tersebut juga  mendapat perhatian anggota DPRD Kota Palangka Raya, At Prayer. Ia mengatakan kenaikan harga cabai tersebut merupakan konsekuensi dari hukum pasar, dimana kalau permintaan banyak, tentu harga juga mengalami kenaikan. Namun kondisi sekarang adalah harga meningkat tapi permintaan sedikit, artinya itu bukan di konsumennya bermasalah.

“Kalau hanya dikonsumsi masyarakat atau konsumennya, dengan kondisi harga kebutuhan yang cenderung naik, maka masyarakat bisa menanam sendiri di pekarangan rumahnya. Memang seharusnya warga itu harus diubah pola pikirnya, sesuatu yang bisa ditanam sendiri kenapa harus membeli,” ungkap At Prayer, Jumat (3/3).

Lebih lanjut dijelaskannya, kalau seluruh masyarakat memiliki pola pikir untuk bercocok tanam sendiri di pekarangan rumah khususnya komoditi cabai,  artinya kalau masyarakat sudah mampu tanam sendiri secara swadaya bisa menjadi sumber pemasukan keluarganya.

Kenaikan harga cabai selama ini, merupakan dampak karena kebiasaan permintaan pasar saja, di Pulau Jawa sebagai sumber pemasok cabai, mungkin saja di sana produksi cabai sedikit, sehingga harga meninggi.

Meski demikian, itu bukan persoalan mendasar sebenarnya. Kalau konsumen akhirnya memiliki pola pikir untuk berkebun dengan menanam.cabai, maka sudah bisa memproduksi sendiri, sehingga harga cabai tidak mengalami kenaikan secara signifikan.

“Apalagi komoditi cabai itu bisa ditanam di daerah mana saja, asal tanahnya subur, bahkan ditaruh di pot pun bisa tumbuh subur. Saya sendiri menanam cabai di samping rumah, jika hanya untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, gak usah cape harus beli di pasar kan,” cetus At Prayer.

Menurutnya, yang penting untuk keperluan hidup sehari-hari, jika semua masyarakat Palangka Raya sudah bisa menanam minimal 2 batang cabe yang sudah berbuah di rumah masing-masing, bukankan itu suatu kemajuan pola pikir masyarakat untuk berhemat.

Selama ini tambah dia, seiring mahalnya harga cabai, kenapa malah Pemprov dan Pemko yang disuruh cari jalan keluarnya, padahal itulah  resiko dan hukum pasar.

Kalau harga cabai telalu mahal, tambah At Prayer, pembeli juga punya pilihan alternatif  yang lebih murah dengan tanam cabai di pekarangannya masing-masing, karena proses tanamnya pun sangat mudah dan praktis, tidak terlalu membutuhkan proses lama.(AF)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,701PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.