http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Harapan Dari Tiyuh Tri Tunggal Jaya

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Tiyuh (Desa) Tri Tunggal Jaya yang terletak di ujung utara Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tepatnya di Kecamatan Gunung Agung bagaikan terisolasi. Pasalnya, hingga saat ini akses jalan menuju tiyuh tersebut sangat sulit untuk dilewati dan merupakan tiyuh terakhir yang belum mendapatkan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kabupatennya.

Padahal, tiyuh yang memiliki penduduk sebanyak 306 kepala keluarga itu terletak di ujung utara Kabupaten berslogan ragem sai mangi wawai itu dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Mesuji di sebelah timur dan selatan, kemudian berbatasan dengan Kabupaten OKU Provinsi Sumsel di sebelah utara, dan SP 7 di sebelah barat. Sehingga jika tidak segera mendapatkan perhatian dari pemerintah dapat menjadi gambaran yang buruk bagi kabupaten tersebut kepada kabupaten bahkan provinsi lainnya. Saat dikunjungi oleh awak media ke Tiyuh Tri Tunggal Jaya, Sumino selaku Kepala Desa mengiyakan bahwa kondisi di tiyuh tersebut cukup memprihatinkan.

“Hingga saat ini, permasalahan utama yang dialami oleh Tiyuh Tri Tunggal Jaya berupa akses jalan yang cukup parah dan belum masuknya aliran listrik. Akses jalan masih berupa jalan tanah yang kalau musim penghujan akan sangat sulit untuk dilewati. Oleh karena itu, masyarakat sudah menunggu adanya perhatian dari pemerintah untuk pembangunan disini” ungkap Sumino saat didatangi oleh awak media di rumah kediamannya di Tiyuh Tri Tunggal Jaya. (3/7/2017).

Selain itu, masyarakat di tiyuh yang telah berumur sekitar 21 tahun itu juga mengeluhkan aliran listrik yang hingga saar ini belum masuk ke tiyuh tersebut, sehingga masyarakat setempat harus menggunakan mesin diesel dan solar sell atau tenaga surya untuk memperoleh listrik.

“Kalau listrik, tetangga kita sudah masuk, kita belum kebagian. Untuk jarak dengan tiyuh terdekat (Tiyuh Jaya Murni, red) sekitar 2 kilometer.” jelas Sumino.

Sementara itu, penggunaan mesin diesel atau tenaga surya dinilai kurang efektif dan cukup merepotkan karena membutuhkan penanganan yang ekstra dalam perawatan dan biayanya dinilai lebih mahal daripada menggunakan listrik PLN.

“Kalau tenaga surya atau diesel itu banyak kendalanya. Kalau malam itu rusak maka tidak ada listriknya, selain itu tenaga dari alat itu tidak lama hanya sekitar tiga jam-an, paling jam 7 sampai jam 9 malam. Bahkan kalau siangnya mendung, maka kami tidak ada listrik dari tenaga surya itu. Sementara, alatnya paling lama hanya bertahan satu tahun. Yang sering rusak itu di akinya, itu harus beli baru dan harganya mahal” tukasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, “kita mengharapkan pemerintah dapat mengerti dengan kondisi tiyuh kita karena telah ketinggalan jauh, terutama dari akses jalan dan PLN yang sangat diingingkan oleh masyarakat” tutupnya. (RZ)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,701PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.