http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Ekonomi Kalteng Tumbuh 8,6 Persen Pada Akhir 2016

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalteng bersama Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Negari RI melaksanakan kegiatan Desiminasi bersama mengenai hasil Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) Provinsi Kalteng Rabu (08/03) di Kantor BI Kalteng Jl.Diponegoro Kota Palangka Raya.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Provinsi Kalteng, Setian dalam press release yang disampaikan kepada Menaranews.com menyampaikan, pertumbuhan ekonomi triwulan IV tahun 2016 mengalami peningkatan yakni sebesar 8,6 persen year on year (yoy) jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2016.

“Akselerasi kerja ekonomi triwulan IV tahun 2016 dipengaruhi adanya peningkatan ekspor dari sisi permintaan, serta perbaikan kinerja sektor pertanian dan pertambangan dari sisi penawaran. meski meningkat tinggi, secara kumulatif ekonomi Kalteng melambat 6,4 persen (ctc) dibandingkan tahun 2015 yakni 7,0 persen (ctc),” ujar Setian.

Melambatnya pertumbuhan Ekonomi 2016 merupakan dampak downside effect fenomena El Nino tahun 2015 sehingga kinerja sektor pertanian kurang optimal di awal tahun 2016. Di sisi Inflasi di Kalteng pada Februari 2017 tercatat 3,35 persen (yoy) atau di bawah Inflasi Nasional.

Tidak hanya itu ujarnya, adanya penyesuaian kebijakan tarif dasar listrik dan STNK juga menjadi faktor tingginya tekanan angka inflasi. Gambaran kondisi sistem keuangan hingga tahun 2016 hampir seluruh Indikator perbankan mengalami perbaikan tercatat pertumbuhan aset 13,08 persen, kredit 11,91 persen dan DPK Perbankan Kalteng 091 persen (yoy).

“Meningkatnya indikator perbankan tersebut terjadi seiring adanya pelonggaran kebijakan moneter yang ditetapkan. Ke depan optimalisasi daerah perlu dikuatkan untuk mendukung kinerja perekonomian Kalteng Tengah potensi resiko dan hambatan seperti keterbatasan fiskal, fluktuasi nilai tukar, dan masih terbatasnya fiskal prooduksi sektor utama khususnya di sektor pertambangan mineral,” jelasnya menambahkan.

Pihaknya berupaya, Inflasi akan tetap diarahkan berada pada sasaran inflasi tahun 2017 yakni di angka 4 plus minus 1 persen. Untuk itu koordinasi kebijakan Pemerintah Daerah dan BI dalam pengendalian Inflasi perlu terus diperkuat terutama dalam mengahadapi sejumlah resiko yang ada.

Disisi lain, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Negara Provinsi Kalteng Irwan Ritonga menyampaikan, tingginya pertumbuhan ekonomi Kalteng triwulan IV tahun 2016 di tengah menurunnya realisasi anggaran belanja Pemerintah Pusat mengindikasikan adanya faktor lain sebagai pendorong lajunya ekonomi Provinsi Kalteng.

“Keterbatasan Fiskal Pemerintah di dorong oleh salah satunya adalah kebijakan penundaan penyaluran Dana Transfer ke Daerah khususnya Dana Alokasi Umum (DAU). Publikasi hasil assessmen Ekonomi dan Keuangan yang tertuang dalam KEKR Provinsi Kalteng ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Daerah dalam merumuskan Kebijakan Daerah dan Evaluasi Program Kerja,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,442PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.