Dua Mantan Kadis Pendidikan Dihadirkan Disidang Kasus Pemalsuan Ijazah H Mulyar

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Kasus pemalsuan ijazah yang dilakukan H Mulyar Samsi kembali dipersidangkan di Pengadilan Negeri Kapuas yaitu dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi, sebelumnya diketahui anggota DPRD Barito Utara tersebut ditahan dengan jeratan pasal 164 ayat (1) KUHP, Selasa (31/1)

Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi. Kedua saksi tersebut merupakan mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Kapuas, yaitu Fredrik Timbung SH yang menjabat pada tahun 2008-2010 dan Antil S Baron yang menjabat pada tahun 2005-2007.

Meitri Listyoningrum SH, Selaku JPU mengatakan penerbitan ijazah paket A dan B atas nama Mulyar Samsi oleh saksi selaku Kadis menyatakan tidak pernah menerbitkan ijazah paket A dan B atas nama Mulyar Samsi.

“Menurut keterangan saksi, tersangka tidak terdaftar sebagai warga belajar dan tidak terdaftar sebagai peserta ujian berdasar data di Diknas Kabupaten Kapuas,” ucapnya, rabu (22/3)

Ditempat yang sama, pengacara H Mulyar, Johnson Panjaitan mengatakan sidang dari awal sejak di kepolisian terlihat sekali direkayasa. Katanya proses dipenyidikan hingga menjadi berkas agak aneh.

Kata Johnson, kedua saksi yang dihadirkan dipersidangan sebelum dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), saksi dipanggil polisi dan sudah diarahkan. “Akibatnya, disidang muncul keterangan yang aneh,” ucapnya. (kontributor)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...