DPRD Mukomuko Bentuk Pansus Dana Desa

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukomuko berencana akan membentuk pansus terkait penggunaan anggaran dana desa yang dinilai tidak seimbang.

Wakil Ketua I DPRD Mukomuko, Ery Zulhayat, SE, MH, menyampaikan, hasil penelusurannya ke desa-desa menemukan beberapa keganjilan terkait hasil penggunaan dana desa pada beberapa program.

Antara lain, program perpustakaan desa, profil desa, dan sosialisasi aplikasi serta pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) aparatur desa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pasalnya, anggaran pada beberapa program tersebut sangat besar hingga miliaran rupiah.

“Sebelumnya kami menerima kabar soal pelaksanaan bimtek dengan anggaran yang tidak wajar, setelah kami telusuri ternyata masih banyak item penggunaan anggaran yang tidak seimbang antara yang dikeluarkan dan hasilnya, ini perlu didalami ada apa,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, seperti program perpustakaan desa, dari anggaran jutaan rupiah belum menunjukkan hasil yang seimbang.

Begitu halnya dengan profil desa dan sosialisasi aplikasi, kedua program ini perlu ditelusuri penggunaan anggaran dan hasil yang dicapainya.

Lalu pelaksanaan bimtek di Jakarta yang mencapai miliaran rupiah.

“Ini perlu ditelusuri, anggaran desa seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kemajuan desa, jangan sampai justru tidak tepat sasaran,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya berencana akan membahas permasalahan ini dengan anggota dewan lainnya untuk didalami dalam pansus.

Selain itu, juga untuk pembanding, pihaknya meminta dilakukannya audit oleh inspektorat maupun BPK.

“Segera kami akan bentuk Pansus terkait pengunaan anggaran dana desa ini, kami harap inspektorat juga melakukan audit ke pihak penyeleggara program ini,” tutupnya. (AL)

Comments
Loading...