Doa Lintas Agama Untuk Mengenang Perjuangan Ibu Patmi

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Aktivis di Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan doa bersama bagi Almarhum Patmi (43), petani Kendeng yang meninggal dunia setelah mengikuti aksi cor kaki di Jakarta. Acara tersebut digelar dengan tema “Doa Lintas Agama Untuk Ibu Patmi dan Para Pejuang Lingkungan Lestari” di depan kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, pada Kamis (23/03/2017) malam.

Koordinator aksi, Setyawan Budi dari Pelita Semarang mengatakan, aksi ini digelar oleh berbagai elemen masyarakat, baik tokoh lintas agama, tokoh aktivis, tokoh buruh, seniman, maupun mahasiswa, untuk mengenang salah satu pejuang Kendeng, Ibu Patmi, yang meninggal saat sedang memperjuangkan kelestarian lingkungan.

“Kegiatan doa bersama ini digelar untuk memberikan penghormatan kepada Ibu Patmi atas perjuangannya dalam melestarikan lingkungan. Kami berharap agar perjuangan para pejuang lingkungan lestari tidak sia-sia,” ujarnya.

Menurut Setyawan, Ibu Patmi merupakan sosok pejuang sejati, Kartini yang hidup di abad ini. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan pemerintah dapat lebih terketuk pintu hatinya untuk memperhatikan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakannya.

“Pemerintah diharapkan dapat memperhatikan kelestarian lingkungan, tidak hanya mementingkan investasi belaka,” tambahnya.

Dalam aksinya, massa membawa lilin dan menebar bunga sebagai simbol rasa duka cita dengan diiringi pembacaan doa dari masing-masing tokoh agama. Selain itu, massa juga membacakan puisi dan sajak bertema perjuangan penolakan pabrik semen di Kabupaten Rembang.

Seperti diketahui, pada hari Senin 20 Maret 2017 sebagian massa aksi cor kaki di Istana Negara telah memutuskan untuk pulang ke daerahnya, termasuk Ibu Patmi. Namun pada hari Selasa 21 Maret 2017, Ibu Patmi mengeluh badannya tidak nyaman dan muntah-muntah. Lalu dokter membawa Ibu Patmi ke RS St. Carolus Salemba, dan saat di perjalanan Ibu Patmi dinyatakan meninggal dunia dengan dugaan serangan jantung. (da)

 

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...