Dinas Perkim Kampar Paparkan Rencana Pembangunan 100 RS Saat Pra Musrenbang

MENARAnews, Kampar (Riau) –  Salah satu tujuan Pelaksanaan kegiatan Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten adalah untuk mensinkronkan dan meletakkan program dan kegiatan prioritas yang diusulkan kecamatan dalam musrenbang kecamatan, forum perangkat  daerah  termasuk pokok pokok pikiran yang disampaikan anggota DPRD dengan rencana kerja (renja) organisasi perangkat daerah.

Demikian disampaikan oleh Asisten II Setdakab Kampar Nurbit, saat memimpin rapat pra musrenbang Kabupaten Kampar yang digelar di aula Bappeda Kabupaten Kampar, Selasa (7/3/17).

“Pra musrenbang ini untuk mensinkronkan dan meletakkan mana program kegiatan yang prioritas,” ujar Nurbit.

Untuk itu, pihak kecamatan diminta pro aktif dalam menanggapi apa yang disampaikan oleh masing-masing OPD sehingga apa yang menjadi program dan kegiatan  prioritas di kecamatan sinkron antara usulan dengan renja OPD.

“Pra Musrenbang ini penting, sehingga proses perencanaan itu menghasilkan program dan kegiatan yang prioritas dan tepat sasaran,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten III Setdakab Kampar Ir. Nurahmi yang juga sekaligus Plh Sekdakab Kampar, Kepala Dinas,  Badan Kantor  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Camat se-Kabupaten Kampar, pejabat di lingkungan Bappeda Kabupaten Kampar.

Masing-masing Kepala OPD diberikan kesempatan untuk menyampaikan renja OPD tahun 2018 sesuai dengan usulan yang telah di entry melalui sistem RKPD Online. Diantaranya Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Chalisman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Indra Pomi Nasution, Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Bustan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga M. Yasir, Kepala Dinas Kesehatan M. Harris, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Hendry Dunan dan Kepala OPD lainnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Chalisman menyampaikan bahwa pagu dana yang tersedia untuk Dinas Perkim sebesar Rp. 57 miliar lebih. Dana ini diantaranya untuk pembangunan rumah sederhana sehat, bedah rumah, PSU,  penerangan lampu jalan.

Saat pembahasan pembangunan rumah sederhana sehat cukup menjadi perhatian peserta rapat. Pasalnya, sebanyak 100 rumah yang direncanakan tersebut hanya  tersebar di 16 kecamatan, sementara  5 kecamatan lagi tidak mendapatkan pembangunan rumah sederhana dimaksud.

Lima kecamatan tersebut yakni Kecamatan XIII Koto Kampar, Tapung Hulu, Tapung Hilir, Gunung Sahilan dan Kampar Kiri. Kecamatan yang tidak mendapatkan jatah rumah sederhana ini, meminta agar mereka tetap mendapatkan seperti kecamatan lain.

Setelah ditelusuri, mengapa lima kecamatan ini tidak mendapat alokasi pembangunan rumah sederhana sehat itu, ternyata memang kecamatan bersangkutan tidak memasukkan usulan dalam RKPD Online. Solusi untuk hal ini akan dibicarakan dengan pimpinan yang lebih tinggi.

Pelaksanaan Pra Musrenbang ini berjalan lancar dan sukses. Sesuai dengan jadwal, pelaksanaan Pra Musrenbang ini dilaksanakan selama dua hari, 7-8 Maret 2017. Pada Selasa (7/3/17), agenda pra musrenbang adalah pemaparan program dan kegiatan oleh masing masing-masing OPD dihadapan Camat terkait renja OPD Tahun Anggaran 2018. Kemudian pada Rabu (8/3/17) agenda pra musrenbang adalah pemaparan program dan kegiatan oleh masing-masing OPD dihadapan Anggota  DPRD terkait  pokok-pokok pikiran anggota DPRD yang  tertuang dalam renja OPD Tahun Anggaran 2018.

Pelaksanaan Pra musrenbang yang digelar Bappeda Kabupaten Kampar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perencanaan untuk RKPD Tahun 2018.

Sebelumnya, telah digelar Musrenbangcam dan Forum Perangkat Daerah. Selanjutnya setelah Pra Musrenbang ini maka akan dilaksanakan Musrenbang Kabupaten Kampar yang akan digelar Selasa (14/3/17) mendatang. (La)

Comments
Loading...