Dandim 1711/BVD dan Tim Menkopolhukam Kunjungi Warga Perbatasan Ri-PNG

MENARAnews, Boven Digoel – Dandim 1711/BVD Letnan kolonel Inf Raymond P. Simanjuntak bersama tim Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (MENKOPOLHUKAM) Republik Indonesia Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Pertahanan Marsekal Pertama TNI Achmad Sajili bersama Forkopimda Kabupaten Boven digoel melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan RI-PNG di Kampung Upkim Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel pada Rabu 23 Meret 2017 yang lalu.

Kunjungan ini dilaksanakan untuk melihat dari dekat kehidupan masyarakat pebatasan Khususnya warga ketiga kampung yakni Dingo, Deto dan Benkim.

Ketiga kampung tersebut ditemukan oleh satgas pamtas RI-PNG pada awal tahun 2013 lalu. Namun yang menjadi kendala belum adanya akses jalan yang menghubungkan ketiga kampung tersebut, terpaksa pertemuan dilakukan di kampung Upkim Distrik waropko.

Kepala Kampung Upkim Thadeus kotonem mewakili ketiga Kampung Dingo, Deto dan Benkim mengatakan, bahwa pihaknya hanya dapat menghadirkan warga Kampung Deto. Sementara warga Kampung Dingo dan Benkim tidak dapat hadir, karena warga kampung tersebut merupakan warga dari tetangga Papua Nugini.

“ Sampai saat ini pihaknya telah berupaya untuk membangun komunikasi ke masyarakat dari tiga kampung tersebut, namun warga kampung Detolah yang merupakan warga Indonesia. Kata kepala Kampung Upkim “.

“ sejauh ini banyak warga Indonesia yang menetap di wilayah PNG, untuk memulangkan mereka maka pemerintah harus menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan seperti jalan, jembatan, perumahan, penerangan dan fasilitas lainya.

Dengan didukungnya berbagai fasilitas tersebut, dirinya yakin dan tidak menutup kemungkinan mereka akan termotifasi untuk pulang kembali ke daerah asalnya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Ungkapnya Thadeus kotonem.

Sementara itu, mendengar penyampaian dari Kepala Kampung Upkim, Marsekal Pertama TNI Achmad Sajili mengatakan, akan segera mengusulkan kepada pemerintah  agar secepatnya pembangunan infrakstruktur.  Sehingga yang menjadi usulan dari  masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan dapat terjawab.

“ Dirinya yakin usulan yang disampaikan dapat ditanggapi pemerintah Pusat, apalagi pemerintahan Presiden Joko widodo saat ini sangat Intens dengan pembangunan di wilayah Papua khususnya daerah perbatasan “Ungkapnya.

Selain itu, Iya menambahkan dengan melihat langsung kehidupan masyarakat di  wilayah perbatasan yang penuh keterbatasan, pihaknya berharap persoalan yang selama ini dihadapi oleh masyarakat perbatasan bisa secepatnya diakomodir. sehingga masyarakat dapat merasakan sentuhan dari pemerintah.

Dandim 1711/BVD juga juga menyampaikan dalam waktu dekat ini akan ada penambahan Pos Sambungan di Kampung Ikcan. untuk itu, diharapkan agar seluruh masyarakat Ikcan dapat menerima keberadaan penambahan pos tersebut, sehingga masyarakat Ikcan terbantu dari segala kesulitan yang di hadapinya. (Pendam).

Comments
Loading...