Damkar Palangka Raya Ingin Jadi Pasukan Elit Kebakaran

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Masih belum memadainya armada pemadam kebakaran, menjadi hambatan tersendiri ketika ada keinginan dari pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya menjadikan personil pemadam sebagai pasukan khusus kebakaran.
“Untuk menjadi pasukan pemadam kebakaran atau damkar yang mumpuni serta memiliki kemampuan profesional ataupun kemampuan menjadi tim SAR, maka fasilitas harus mampu menunjang,” ungkap Kepala DPKP Kota Palangka Raya Anwar Sanusi Umar Gayo, Senin (13/03).
Menurut dia, pihaknya memang berniat untuk membentuk personil damkar menjadi tim khusus dan elit, terutama dalam penanganan musibah kebakaran dan bencana kebakaran. Hanya saja kata dia, mimpi itu masih belum terwujud, terutama berkaitan dengan dana ataupun armada yang dimiliki masih belum optimal dan kurang.
Bagi Anwar, sudah saatnya personil dari DPKP memiliki keahlian lebih dan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat. Baik tentang penyelamatan, antisipasi kebakaran, SAR, hingga penanganan kebakaran.
“Yaitu tadi, kedepan saya ingin petugas pemadam jadi tim elit, pasukan khusus dalam berbagai situasi.Utamanya keadaan kebakaran, penyelamatan dan penanggulangan.Tentu ini perlu bantuan pemerintah,” ungkapnya lagi.
Kalau melihat jumlah armada saat ini lanjut dia, masih belum ideal, dimana DPKP hanya memiliki sembilan unit dan satu unitnya lagi masih dalam tahap perbaikan. Padahal ideal untuk Kota Palangka Raya setidaknya perlu memiliki 24 armada yang siap alias stanby.
“Tapi saya tegaskan itu tidak membuat semangat kami kurang. Bicara ideal, harusnya 24 unit dan dua armada setiap kecamatan. Jadi ketika diperlukan armada sudah siap untuk beraksi,”cetusnya.
Menurut Anwar, sejak Januari-Maret 2017, sudah ada empat lokasi kebakaran terjadi diwilayah Kota Palangka Raya, yakni di Jalan Tjilik Riwut, Jalan Kalimantan, kawasan Puntun dan Flamboyan Bawah, dengan kerugian kurang lebih delapan miliar. Dari peristiwa kebakaran itu, tiga diantaranya adalah kelalaian manusia.
Lebih lanjut mantan Kadis PU Kota Palangka Raya ini. meminta perlunya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak kebakaran, terlebih saat ini ada tren peningkatan kebakaran yang terjadi dikawasan pemukiman.
“Walau bagaimana pun, upaya mengingatkan warga agar sadar akan bahaya kebakaran, harus terus menerus dilakukan. Artinya warga terus hati-hati terkait arus pendek, matikan kompor, saya harap itu bisa terus menjadi perhatian masyarakat secara luas,” tutupnya.(AF)
Editor : Hidayat
Comments
Loading...