Bukti Kekuatan Doa, Pak Haryono Kembali Bertemu Keluarga Tercinta

MENARAnews, Demak (Jateng) – Setengah dekade Pak Haryono meninggalkan sanak keluarga yang “gelandang” di sekitar Pantura Desa Trengguli Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak saat ditemukan Tim relawan KOHD (Komunitas Omah Harapan Demak) yang tengah melakukan kegiatan rutin berbagi nasi pertengahan bulan Maret 2017. Kondisi Pak Haryono sangat memprihatinkan, rambut gondrong dan kumal, pakaian compang-camping. Sekilas ketika orang melihat pasti akan menyimpulkan bahwa Pak Haryono adalah orang gila. Namun Haryanto, Founder KOHD mengajak berbicara dan dari sorot matanya Haryanto berkeyakinan bahwa Pak Haryono tidak gila.

Senin, 23 Maret 2017, Haryanto KOHD, Dinsos, PPA Kabupaten Demak, TKSA dan Pendamping PKH Kabupaten Demak mendatangi Pak Haryono yang sedang tiduran di emperan sebuah rumah kosong sekitar Pantura Trengguli Demak. Dengan bujuk rayu akhirnya Pak Haryono mau dimandikan dan dipotong rambutnya, setelah itu Pak Haryono dititipkan di panti werdha Kabupaten Demak.

Tak lama, akhirnya Pak Haryono diantar pulang oleh relawan KOHD ke Surabaya Kedungkliter Gang 1 Kecamatan Tegalsari. Tim relawan berangkat pada hari Senin 27 Maret pukul 20.00 WIB, tetapi sebelum pulang, relawan KOHD mengajak Pak Haryono berziarah ke makam Sunan Kalijaga Kadilangu Demak.

Isak tangis penuh keharuan secara spontan pecah ketika Pak Haryono sampai di depan rumah yang disambut oleh istri, anak dan saudara tercinta. Air mata bahagia menetes pada setiap mata yang melihatnya termasuk relawan KOHD dan relawan dari Surabaya. Ucapan terimaksih tak terhingga disampaikan oleh keluarga Pak Haryono yang disampikan oleh Ibu Riyana, adik kandung Pak Haryono. “Ini adalah kekuatan doa yang setiap malam kami panjatkan kepada ALLAH SWT,” ungkapnya.

“Serasa tidak mungkin bila dipikir oleh nalar”, tambahnya.

Kitalah yang akan memanusiakan manusia. Kini Pak Haryono sudah pulang ke Surabaya berkumpul dengan keluarga tercinta.

Kontak KOHD: Instagram – @kohdemak

 

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...