Bank Sumut Digeruduk Massa Pemuda LIRA

MENARAnews, Medan (Sumut) – Kantor Bank Sumut di Jalan Imam Bonjol, digeruduk puluhan warga yang mengatasnamakan dirinya dari Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Kamis (09/03/2017).

Unjuk rasa kali ini dilakukan atas banyaknya laporan mengenai dugaan pelanggaran aturan yang dilakukan oleh manajemen Bank Sumut selaku bank berstatus BUMD itu.

Koordinator lapangan, Untung Selamat Siregar mengatakan, beberapa pengaduan masyarakat yang masuk ke pihaknya antara lain soal penyalahgunaan wewenang dalam menggunakan demosi, promosi dan mutasi selama kurun waktu tahun 2014-2016.  Lebih lanjut dia menyampaikan, konflik kepentingan direktur utama dalam penunjukan lembaga jasa konsultan rekruitmen dalam pengadaan barang dan jasa tanpa mekanisme lelang pada tahun anggaran 2015, dimana modusnya dilakukan dengan memecah paket lelang.

“Hal lain yang juga diadukan yakni dugaan pemalsuan dokumen/keterangan dalam proses pencalonan dan uji kelayakan calon direktur utama pada tahun 2015 serta dugaan adanya konflik kepentigan dalam menjalankan kebijakan Write Off untuk menyelamatkan posisi sebagai dirut,” katanya.

Atas kondisi ini, para pengunjuk rasa menyatakan sikap agar Dirut Bank Sumut Edie Rizliyanto dicopot dari jabatannya. Tidak hanya itu, massa juga meminta agar penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melakukan penyelidikan atas berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Bank Sumut.

“Dirut sebaiknya mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat Sumut,” ujarnya.

Selain itu, massa yang datang dengan membawa spanduk itu, juga mendesak agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Gubsu selaku pemegang saham mayoritas agar turun tangan melihat kondisi ini.

“Jangan hanya diam saja, selamatkan Bank Sumut,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa ini berjalan dengan tertib dengan pengawalan pihak kepolisian. Para pengunjuk rasa sendiri hanya berorasi didepan Kantor Bank Sumut karena tidak diizinkan masuk oleh petugas keamanan bank. (Yug)

Comments
Loading...