AYAT SUCI Kabupaten Cianjur : Bupati Cianjur telah melanggar UU ASN

MENARAnews, Kab. Cianjur (Jawa Barat) – Puluhan masyarakat Cianjur yang tergabung dalam massa AYAT SUCI (aliansi rakyat sugih mukti untuk Cianjur) kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD kabupaten Cianjur mengkritisi kebijakan pemkab Cianjur yang memberdayakan kembali mantan narapidana di lingkungan pemkab Cianjur. (29/3/2017)

Korlap aksi, Ridwan Mubarok, menyatakan bahwa beberapa kebijakan dari Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dianggap tidak tepat diantaranya memberdayakan kembali narapidana dilingkungan pemkab Cianjur. Hal tersebut menurut Ridwan telah melanggar aturan yang berlaku tentang aparatur sipil negara (ASN).

Ridwan menambahkan bahwa sangat disayangkan jika kembali memberdayakan mantan narapidana di lingkungan pemkab Cianjur. Pihaknya meyakini bahwa cianjur masih memiliki banyak kader yang tidak cacat moral yang dapat bekerja dengan baik untuk pemkab Cianjur.

“aksi kami kali ini adalah mencoba mengetuk 50 hati nurani anggota legislatif Kabupaten Cianjur kaitan dengan Maladministrasi, malpraktik birokrasi, penyimpangan kekuasaan oleh Irvan Rivano Muchtar Bupati Cianjur yang telah melanggar undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah karena dengan sadar dan sengaja mengaktifkan kembali 2 mantan narapidana yang sudah inkrah menurut keputusan Tipikor Bandung sebagai mantan narapidana tindak pidana korupsi” ungkap Ridwan dalam wawancaranya.

Dalam aksi tersebut, Massa aksi menggelar teatrikal yang mengilustrasikan penyalahgunaan kekuasaan dari bupati Cianjur.

Massa aksi kecewa karena anggota Dewan kabupaten Cianjur yang tidak dapat dijumpai dengan alasan sedang pelaksanaan bimtek anggota Dewan. Sebagai bentuk kekecewaan massa aksi menyembelih ayam jago didepan kantor DPRD kabupaten Cianjur yang menandakan matinya “jago” yang dikumandakan oleh Irvan Rivano sebagai bupati Cianjur serta matinya keadilan dan demokrasi di cianjur.

Tuntutan para aksi juga tidak akan berhenti hanya di kabupaten Cianjur, jika memang belum ada tindak lanjut atau keseriusan dari pemkab cianjur, maka massa AYAT SUCI akan melanjutkan perjuangan mereka dengan longmarch ke Jakarta guna mencari dan mendapatkan suaka hukum

“Kami akan lakukan upaya hukum ke jakarta, bila perlu kami akan pasang tenda dan nginap beberapa hari di depan istana merdeka Jakarta, kaitan dengan suaka hukum dan suaka politik masyarakat cianjur, bahkan kami merencanakan longmarch ke Jakarta pada pertengah april untuk mendapatkan suaka hukum” ungkap Ridwan (OR)

Comments
Loading...