Angin Puting Beliung Hantam Tubaba

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Angin puting beliung menghantam ratusan rumah warga di Tiyuh (Desa) Margodadi Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Bencana yang terjadi pada hari Senin (13/3/2017) kemarin.

Selain merusak rumah, kejadian tersebut juga menelan korban yaitu seorang nenek yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Sumigiyati (62) bin Wirya Wijaya, warga RK 2 RT 5 tiyuh Margodadi. Sumigiyati diduga tersambar petir saat menuju kediamannya setelah pulang dari sawah yang ditemukan sekira pukul 18:40 WIB.

Nenek Sumigiyati tersebut ditemukan pertama kali oleh Reza Aisyah (19) anak kandung korban yang bermaksud hendak menjemput ibunya disawah,”setelah saya jemput ibu saya sudah tersungkur dilokasi persawahan dalam keadaan tidak bernyawa,” kata Reza Aizah, Selasa (14/3/2017).

Kepala Tiyuh Margodadi, Sudirman membenarkan kejadian tersebut sudah merusak ratusan rumah warga serta fasilitas umum, seperti fasilitas Sekolah Dasar dan tempat ibadah (mushola). Ia berharap pemerintah setempat dapat memberikan bantuan kepada korban.

“Adanya bantuan baik dari pihak pemerintah dan seluruh elemen yang akan membantu setidaknya akan merungangi beban bagi warga yang tertimpa musibah,” ujar Sudirman.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial setempat Rosidi, berjanji akan menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana. Hal itu dilakukan guna meringankan beban warga yang tertimpa musibah akibat diterjang angin puting beliung dan yang tersambar petir.

“Kami akan membantu korban sesuai kemampuan, terkait logistik kita akan kordinasikan dengan Badan Penanggulangan Pencana Daerah( BPBD) untuk bekerja sama mengatasi kejadian yang dialami warga, “tukasnya.

Hujan yang disertai angin kencang itu menghancurkan 100 rumah warga akibat tertimpa pohon yang tumbang. Dari jumlah tersebut terdapat 20 Unit rumah rusak berat dan 80 rusak ringan. Selain korban jiwa diperkirakan seluruh kerugian mencapai miliaran rupiah. (JE/RZ)

Comments
Loading...