AMAN Tagih Janji Nawacita Presiden

MENARAnews, (Medan) Sumut – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menagih janji nawacita Presiden RI, Joko Widodo, terkait perlindungan kepada masyarakat adat nusantara.  Hal tersebut disampaikan AMAN melalui Sekretaris Jenderalnya, Abdon Nababan dalam agenda Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) ke 5 yang bertempat di Kampong Tanjung Gusta, Medan, pada Kamis, (16/3/2017).

“KMAN yang tengah berlangsung ini menjadi batas waktu bagi Presiden untuk melaksanakan janji nawacitanya bagi masyarakat adat”, ujar Abdon.

Abdon menjelaskan jika janji pemerintah bisa direalisasikan, salah satunya dengan lahirnya UU Masyarakat Adat. Pihaknya menganggap jika sudah saatnya pemerintah mengambil alih dan mempercepat proses UU tersebut.

Saat ini, rancangan UU Masyarakat Adat sudah menjadi Program Legislatif Nasional 2017 dan masih dalam tahap pembahasan. Namun pembahasan yang dilakukan justru terkesan lambat. Padahal menurut Abdon, pihaknya sudah menyerahkan data sementara mengenai wilayah adat nusantara seluas 8,23 juta hektare. Tapi sekitar 72 persen dari luas wilayah tersebut sudah berubah menjadi kawasan hutan, baik itu hutan lindung, produksi atau konservasi. Ihwal itu, AMAN menilai jika RUU Masyarakat Adat perlu segera disahkan. Karena dalam draft yang diusulkan, terdapat hal-hal terkait masyarakat adat seperti mengembalikan hutan negara menjadi hutan adat, pemulihan terhadap berbagai hukum adat dan pengakuan secara administratif.

Oleh sebab itu, AMAN mendesak Presiden untuk membentuk tim khusus untuk merealisasikan janji-janji Nawacita yang pernah disampaikannya.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera bentuk tim internal dan satgas khusus untuk mengawal RUU ini”, beber Abdon. (Kar)

Comments
Loading...