102 Penjual Miras Akan Ditarik Retribusi, Pemko Targetkan Rp1,4 Miliar

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng)  – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi penjualan minuman keras (miras). Angka sebesar Rp1,4 Miliar dicetuskan untuk target tahun 2017 ini. Retribusi ini akan ditarik dari 102 penjual miras di Kota Cantik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aratuni D Djaban, mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan menargetkan 1,4 miliar retribusi dari penjual miras untuk PAD kota Palangka Raya.

“Disperindag mematok target Rp1,4 Miliar dari retribusi miras untuk PAD. Target sebesar itu akan dikumpulkan dari 102 tempat penjualan miras yang tersebar di penjuru Kota Palangka Raya,” ungkapnya saat dibincangi diruangannya, Rabu (15/3).

Angka PAD yang ditargetkan oleh Disperindag tersebut dinilai sudah dinaikan dari tahun sebelumnya, dan pihaknya juga memastikan bawa target tersebut akan bisa tercapi.

“Tahun lalu target PAD dari miras ditetapkan Rp1,3 miliar dan tercapai 100 persen, pada tahun ini pun dengan target yang yang ada bisa diyakini akan mencapai 100 persen juga,” tambahnya.

Katanya, dengan taatnya para pedagang miras yang ada dikota cantik akan mampu meningkatkan pencaiaan salah satu PAD, yang mana hasil PAD tersebut akan kembali kepad masyarakat.

“Dari segi pengawasan retribusi miras yang kami lakukan selama ini tidak pernah kendur, bahkan lebih maksimal lagi dilkukan, ungkapnya.

Pihaknya juga mengingatkan kepada pemgelola ada penjual miras untuk tidak melayani anak dibawa umur, bahkan pihaknya sudah mensosialisasikan untuk pembeli mewajibkan membawa fotocopy KTP. “Begitu pula dengan pembeli yang masih di bawah 17 tahun, tidak boleh dilayani,” tegasnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...