http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Riban Sebut Developer Banyak Yang Nakal

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Tidak dapat dipungkiri pembangunan perumahan yang dilakukan oleh pihak pengembang atau developer di Kota Palangka Raya kian menjamur. Banyaknya perumahan yang dibangun tersebut tentu membantu masyarakat yang memerlukan ketersediaan akan rumah.

Namun seiring dengan maraknya perumahan yang dibangun pihak developer, ternyata masih banyak yang  tidak memperhatikan adanya fasilitas umum (fasum) dan fasilitas  khusus (fasus).

Kenyataan tersebut mematik perhatian Walikota Palangka Raya, HM.Riban Satia yang menurutnya, penyediaan fasum/fasus sudah menjadi ketentuan yang diberlakukan bagi pihak developer, yakni UU nomor 1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman, dimana setiap lahan perumahan  yang dibangun harus menyediakan  30 persen ruang terbuka bagi fasum/fasus. Namun kenyataan tersebut kerap diabaikan.

“Sejak lama ketentuan ini telah diberitahukan ke pihak developer namun tidak diindahkan. Itu saya sebut developer nakal,” tukasnya saat diwawancara, Rabu (08/02).

Herannya lanjut Riban, kalaupun ada developer perumahan yang menyediakan fasum atau fasus, malah ditempatkan bagian belakang lahan atau bagian belakang perumahan.

“Saya terus terang tidak senang dengan cara yang dilakukan seperti itu. Padahal penempatan fasum/fasus harus di depan perumahan atau setidaknya di tengah- tengah perumahan sehingga dapat dilihat jelas,” bebernya.

Terlebih yang paling parah lagi, banyak perumahan yang tidak ada sama sekali melaksanakan kewajibannya menyediakan fasum/fasus. Tidak hanya itu saja, izin IMB serta perijinan lainnya belum keluar sebagai syarat membangun perumahan, namun sudah melakukan pembangunan terlebih dahulu.

“Saya sudah memepertanyakan hal itu dengan instansi terkait untuk mengecek kembali hal serta kewajiban yang belum dipenuhi developer. Alhasil banyak developer yang terkejut. Ya, wajar soalnya ketentuan dan kewajibannya tidak dijalankan, padahal sudah lama diberitahukan, jangan asal bangun saja,” tandasnya.

Kedepan lanjut Walikota Palangka Raya dua periode itu, dirinya akan bersikap tegas tidak akan mengeluarkan site plan bagi developer perumahan yang tidak memenuhi perizinan termasuk yang tidak menyediakan fasum atau fasus yang sejatinya sangat penting sebagai penunjang penataan lingkungan maupun mendukung aktivitas masyarakat di lingkungan perumahan, seperti ketersediaan bak sampah, tempat bermain dan penunjang fasilitas lainnya.

“Untuk fasum dan fasus ini tidak hanya berlaku bagi seluruh developer saja, melainkan warga yang memiliki lahan minimal luasnya satu hektar juga wajib menyisihkan lahannya seluas itu,” pungkasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,689PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.