http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Polda Kalteng Sosialisasikan Dampak Hukum Medsos ke Pelajar

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Polda Kalteng melakukan sosialisasi kepada pelajar di Kota Palangka Raya tentang penggunaan media sosial (medsos) yang ditinjau dari prospektif hukum Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Kamis (09/02).

Dalam sosialisasi, Polda Kalteng melibatkan sejumlah pakar IT, pakar hukum bidang pidana ITE, pakar jurnalis untuk memberikan beberapa pemaparan terhadap dampak positif dan negatif dari penggunaan medsos kepada pelajar Sekolah Menangah Atas Negeri (SMAN) 2 Palangaka Raya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabit Humas) Polda Kalteng, AKBP. Pambudi Rahayu ketika diwawancarai Menaranews.com menyampaikan, sosialisasi tersebut juga dimaksudkan agar pelajar sendiri mengerti, ada sanksi hukum yang mengatur terkait penggunaan medsos.

“Ada sanksi hukumnya apabila penggunaannya diterapkan oleh masyarakat yang notabene tidak mengerti tentang ketentuan yang mengatur hal itu. Misalnya pengguna mengupload gambar yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial dan adat atau SARA,” jelas Pambudi Rahayu.

Oleh karena itu, dirinya berharap agar pelajar sendiri jangan sampai bermasalah dengan hukum akibat tidak bijak dalam penggunaan medsos seperti ke hal-hal yang berdampak negatif dan bukan ke arah hal-hal yang positif sehingga pengguna sendiri menjadikan diri mereka menjadi pelaku kejahatan.

Disisi lain, Aris Toteles Ganang selaku Dosen Hukum Universitas Palangka Raya yang juga selaku narasumber pada kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan, penggunaan medsos bagi para pelajar hendaknya digunakan sesuai dengan kapasitasnya sebagai pelajar.

“Banyak pengetahuan, dan ilmu yang didapat melalui internet, kemudian penggunaan media sosial juga sebagai ajang berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman-teman lainya. Harusnya sampai disitu saja, jangan sampai pelajar menggunakan media sosial ke akses-akses negatif yang ditimbulkan dari media sosial,” terang Aris Toteles Ganang.

Mengenai kegiatan tersebut, Kepala SMAN 2 Palangka Raya, M. Mirazulhaidi ketika diwawancarai menyampaikan, kegiatan sosial mengenai penggunaan media sosial oleh pihak Kepolisian ke pelajar sangat bagus sekali, sekaligus menambah informasi berkaitan dengan media sosial yang penggunaannya saat ini tidak terbatas.

“Tentunya penggunaan media sosial ada aturannya. Jadi pelajar sendiri akan lebih tau apa dampak positif dan negatif dari media sosial. Dengan harapan siswa nantinya menggunakan media sosial dengan lebih bijak lagi,” jelas Mirazulhaidi.

Selain itu, Ketua PWI Kalteng, Sutransyah dalam pemaparanya menyampaikan, jadilah pengguna medsos yang cerdas, dalam artian jangan membagikan data pribadi di media sosial, atur tingkat privasi akun, selektif memilih teman, selalu berfikir ulang sebelum mengunggah atau posting dan lain sebagainya.

“Dampak media sosial, anak dan remaja jadi malas belajar dan berkomunikasi di dunia nyata, situasi jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri, tidak ada aturan dan tata bahasa di jejaring sosial, dan situs jejaring sosial lahan subur bagu predator untuk melakukan kejahatan dan lain sebagainya,” jelas Sutransyah.

Lola Karlina Martile salah satu siswa yang mengikuti kegiatan mengatakan, banyak sekali informasi yang didapat dari paparan narasumber tentang media sosial khususnya mana yang positif dan mana yang negatif dari media sosial.

“Yang membuat saya tertarik adalah jangan kita selalu memposting atau mengupload tempat kita berada, kita tidak tau apa yang akan datang ke tempat kita saat itu, bisa saja kriminalisasi atau kejahatan yang menghampiri kita. Oleh karena itu, kita harus gunakan medsos dengan bijak,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,702PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.