http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Polda Kalteng Gagalkan Sindikat Narkoba Antar Provinsi

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggagalkan beberapa jaringan sindikat narkoba antar Provinsi baik Provinsi Kalimantan Barat (Pontianak) – Kalimantan Tengah (Palangka Raya) – Kalimantan Selatan (Banjarmansin) beberapa hari lalu.

Dari kasus tersebut, Kepolisian berhasil mengamankan 24 tersangka diantaranya laki-laki sebanyak 20 orang dan perempuan sebanyak 4 orang dengan latar belakang pekerjaan swasta, serta sejumlah alat bukti.

Dari tangan para tersangka diamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 164,47 gram, ekstasi 5 butir, uang tunai hasil transaksi sekitar Rp. 6 juta, Kendaraan Bermotor roda dua sebanyak 6 unit, roda empat 1 unit, timbangan digital 4 buah, telepon seluler, dan lain-lain.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Komisaris Besar Polisi Ignatius Agung Prasetyoko dalam press release kamis (02/02) di Mapolda Kalteng Jl. Tjilik Riwut Kota Palangka Raya menyampaikan, keberhasilan tersebut merupakan bagian keberhasilan masyarakat Kalteng.

“Pengungkapan kasus jaringan sindikat narkoba antar Provinsi ini tidak hanya keberhasilan Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng saja, akan tetapi merupakan keberhasilan kita semua,” ujar Ignatius.

Dari kasus tersebut, pihaknya mengaku sudah bisa melakukan mapping atau pemetaan terkait jalur dan masuk di daerah mana saja sindikat tersebut melakukan kegiatannya.

Berkenaan dengan barang bukti dari Kalimantan Barat, dimungkinkan jaringan narkotika masuk dari wilayah Kabupaten Lamandau dan bergeser ke sejumlah tempat, sehingga berhasil digagalkan.

“Ada juga barang bukti narkotika yang berasal dari wilayah Surabaya, dan Madura, bergeser ke wilayah Kota Sampit (Kabupaten Kotawaringin Timur.red) dan jaringan yang berasal dari Kalimantan Selatan Banjarmasin,” ujarnya menambahkan.

Dia menginformasikan, sistem jaringan peredaran narkotika biasanya antar pengedar sendiri tidak mengetahui satu sama lainnya. Namun demikian, jajaran Kepolisian bersama dengan Instansi terkait dapat dipastikan akan berhasil dalam pengungkapannya.

Lanjut Ignatius kembali, beberapa modus yang dilakukan pelaku untuk mengelabuhi petugas diantaranya bertransaksi dengan menggunakan media lain seperti obat sirup penurun panas, obat luka dan media lainnya.

Dengan tertangkapnya sindikat tersebut, para pelaku tentunya akan dikenakan ancaman pasal terkait narkotika.

“Bisa menerapkan pasal 112 atau pasal 114 Undang-Undang tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati atau seumur hidup dengan denda mencapai Rp.1 Miliar,” paparnya menambahkan.

Disisi lain, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng, Komisaris Besar Polisi Sumirat Dwiyanto menyampaikan aspirasi kepada jajaran Polda Kalteng melalui Direktorat Reserse Narkoba.

“Biasanya Kalimantan Tengah menjadi sasaran oleh jaringan sindikat narkotika baik dari Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur ataupun wilayah yang lain, dengan sasaran banyaknya pencandu dan pengguna yang ada di Kalteng,” ujar Sumirat Dwiyanto.

Dia menyampaikan, ada sekitar 35.811 orang yang akan menjadi sasaran para badar narkotika dan juga bertujuan untuk menjadikan wilayah Kalteng sebagai Daerah peredaran narkoba.

“Oleh karena itu, perlu kerjasama baik dengan jajaran Kepolisian Daerah serta Instansi Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus berperanserta dalam memberikan informasi hal-hal yang mencurigai di lingkungannya masing-masing tentunya dalam mewujudkan ‘Kalteng Bersinar Menuju Kalteng BERKAH’,” tutupnya.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,685PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.