http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Meski Ada Kendala, DPRD Kalteng Berharap Partisipasi Pilkada Meningkat

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Menyongsong pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati 2017 di dua Kabupaten yakni Kabupaten Kotawaringin Barat dan Barito Selatan pada tanggal 15 Februari nanti diharapkan tingkat partisipasi pemilih meningkat.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi A DPRD Kalteng, Nataliasih, menilai dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan oleh masing-masing pasangat calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati akan lebih meningkatkan partisipasi pemilih.

“Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Kabupaten Kotawaringin Barat kemarin misalnya, mencapai 50 persen lebih, dan kayaknya tahun ini akan lebih baik lagi,” jelas Nataliasih, Senin (13/02) di Palangka Raya.

Disampaikan, berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan Komisi A sejauh ini, terkhusus di kedua Kabupaten di Kalteng yang melaksanakan Pilkada tahun ini memiliki persoalan yang sama yakni pemilih yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

Menurutnya, dari jumlah pemilih di Kotawaringin Barat sebanyak lebih kurang 75.000 orang, namun pemilih yang sudah wajib atau memiliki E-KTP hanya sekitar 71.000 orang sehingga masih ada pemilih yang tidak memiliki E-KTP.

“Bagaimana pemilih yang tidak memiliki E-KTP ini, pada saat pemilihan nanti bisa memilih, dan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten.red) siap mengeluarkan Surat Keterangan (Suket) kepada masyarakat yang tidak memiliki E-KTP agar bisa memilih,” jelasnya menambahkan.

Untuk Kabupaten Barito Selatan sendiri, saat ini kendalanya masih berkenaan dengan jarak. Dimana masyarakat kesulitan untuk melakukan Pencatatan E-KTP, ditambah dengan permasalahan transportasi, data minggu lalu ada sekitar 20 persen yang belum memiliki E-KTP.

Diinformasikannya kembali, untuk Kabupaten Kotawaringin Barat ada beberapa lima Kecamatan yang menjadi Daerah rawan konflik seperti Kecamatan Kolam (Kel.KotawaringinHilir, Kotawaringin Hulu, Desa Rian Durian), Kecamatan Pangkalan Lada (Desa, Pangkalan Durian, Purbasari, Sel Rangit).

Selanjutnya, Kecamatan Arut Selatan (Kelurahan Mendawai, Mandurejo, Sidorejo, dan Baru), Kecamatan Arut Utara (Kelurahan Pangkut, Gandis, Desa Kerabo), Kecamatan Pangkalan Banteng (Desa Sungai Pangkit, Karang Mulya, Mulya Jadi, Sungai Bengkuan) dan Kecamatan Kumai (Desa Candi, Kumai Hilir dan Hulu).

“Ini dilihat dari kasus-kasus yang terjadi sebelumnya, dan hal ini harus diantisipasi. Dan kita berharap pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,117PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.