http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Mahasiswa Desak Kejati Aceh Usut Dugaan Penyelewengan Dana Rp. 650 M

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) -Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Masyarakat Pro Demokrasi (MPD) Aceh,melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Banda Aceh, Kamis (2/1)

Aksi yang dinamakan Aksi Peduli Mantan Kombatan ini terkait dugaan penyelewengan dana untuk mantan kombantan sebesar Rp.650 M yang telah dilaporkan oleh GeRak Aceh kepada Kejati beberapa waktu lalu.

Koordinator lapangan Aksi ,Muslem mengatakan masalah ini akan terus menjadi polemik di masyarakat termasuk akan menjadi pertaruhan terhadap kinerja Kejati Aceh.

“Kejaksaan tinggi (Kejati) Aceh harus bernyali dan berani serta mempunyai ketegasan dalam mengungkap dan mengusut aktor-aktor yang diduga telah menyelewengkan dana untuk kesejahteraan mantan kombantan GAM tersebut. Karena berdasarkan pemberitaan di beberapa media di Aceh, Ada sebagian penerima dana tersebut terindikasi fiktif murni, ” terangnya.

Menurutnya hal ini perlu dilakukan karena mengingat bahwa proses Reintegrasi pasca penanda tanganan MoU Helsinky sangatlah penting, dan dana yang sangat besar tersebut setidaknya menjadi harapan bagi para mantan kombatan GAM untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi mereka.

“Kita sangat menyayangkan, kondisi ini sangat miris,di tengah banyaknya mantan kombantan GAM yang beIum meningkat kesejahteraannya muncul dugaan penyelewengan dana Rp.650 Milyar yang dilakukan oleh beberapa orang petinggi GAM, “tambahnya.

Kejati Aceh menjadi ujung tombak untuk menyelesaikan kasus tersebut secara tuntas sehingga menjadi jelas siapa sebenarnya aktor-aktor yang diduga telah menyelewengkan dana tersebut dan menyeretnya ke ranah hukum, Kejati Aceh harus benar-benar merespon suara publik dan para mantan kombantan GAM,karena dana tersebut tidak hanya menjadi persoalan hukum semata tetapi juga menyangkut hajat hidup dan memberikan rasa keadilan bagi mantan kombatan GAM dan Masyarakat Aceh secara holistik.

“Untuk itu kita mendorong Kejati Aceh untuk tidak takut pada intervensi-intervensi politik apapun dalam mengungkap kasus ini dan mengusut secara tuntas siapapun yang diduga ikut terlibat. baik dia Pimpinan Partai, Pejabat Pemerintahan bahkan petinggi KPA sekalipun jika memang terbukti secara hukum ikut terlibat, “desaknya.

Mahasiswa juga mengancam  jika memang Kejati Aceh tidak berani menyelesaikan kasus tersebut secara tuntas maka mereka akan meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk mengevaluasi dan mencopot jabatan Kepala Kejati Aceh.

“Untuk itu kami berharap  Kajati Aceh mampu bekerja secara tuntas, cepat, tepat akurat dan cermat,terkait kasus ini, sehingga mampu menjawab harapan dan rasa keadilan hukum bagi Rakyat Aceh,”harapnya.

Aksi mahasiswa ini di terima oleh Kasi.Pen. Kum Humas Kejati, Amir Hamzah di gerbang Kejati Aceh.

Di hadapan mahasiswa Amir Hamzah menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang diklarifikasi serta pengolahan data.

“Kita harus mengungkapkan fakta-fakta hukum, Saat ini kasus sedang kami tangani dan kami harap seluruh elemen masyarakat,mahasiswa dan para kombatan untuk terus mengikuti proses pelaporan yang sudah di berikan GeRak,” jelasnya.

Lima orang perwakilan mahasiswa juga di izinkan bertemu langsung dengan Kajati Aceh, untuk membahas lebih lanjut dugaan penyelewengan dana Rp. 650 M tersebut.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.