http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

KPU Pandeglang Tegaskan Tak Boleh Diskriminasi Berikan Sosialisasi

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menegaskan bahwa tidak ada perbedaan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dalam memberikan sosialisasi. KPU senantiasa memberi pemahaman kepada seluruh golongan masyarakat, tak terkecuali golongan masyarakat marjinal.

Komisioner KPU Kabupaten Pandeglang, Ida Jahidatulfalah mengatakan, pihaknya sudah membentuk Relawan Demokrasi (Relasi). Mereka bertugas untuk memberi pemahaman mengenai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017, kepada 5 segmen golongan.

“Kita ada Relawan Demokrasi (Relasi) untuk 5 segmen. Yakni segmen pemilih pemula, perempuan, disabilitas ,marjinal, dan tokoh agama. Dan itu sudah dilakukan oleh rekan-rekan Relasi,” ujar Ida saat dihubungi melalui telepon genggam, Rabu (1/2/2017).

Hanya memang Ida mengakui, untuk segmen marjinal, pihaknya baru menerima laporan untuk kelompok tukang ojek, anak jalanan, petani, dan nelayan saja yang baru diberi sosialisasi. Sedangkan untuk salah satu kelompok yang dianggap sensitif yakni komunitas Waria, KPU belum menerima laporan tersebut.

“Untuk laporan yang saya dapat, golongan marjinal yang baru disentuh baru dari kalangan tukang ojek, Anjal (Anak Jalanan), petani, dan nelayan. Sedangkan untuk Waria belum ada laporan. Karena memang KPU tidak mendeteksi adanya komunitas tersebut di Pandeglang,” jelasnya.

Dirinya mengungkapkan, meski dibeberapa daerah terjadi pro dan kontra perihal hak suara bagi kaum Waria, namun KPU Pandeglang justru berpandangan berbeda. Karena menurut Ida, seluruh warga negara Indonesia yang dinilai telah memiliki syarat memilih, harus tetap diakomodir untuk diberi sosialisasi dan ruang guna menyalurkan hak politiknya.

“Apapun golongan mereka, selagi warga negara Indonesia, mereka tetap berhak mendapat hak politik. Kita tidak membedakan pemilih, semua tetap kita layani karena memang memiliki hak yang sama. Tidak membedakan jenis kelamin, normal atau tidak, maupun yang lainnya,” tegasnya.

Ida melanjutkan, sebelum masa tenang tiba, KPU Pandeglang masih memiliki 1 agenda sosialisasi yang dinamai Wawar. Sosialisasi ini dilakukan dengan menggunakan kendaraan dan pengeras suara, menyampaikan informasi pemilihan dengan berkeliling desa maupun kelurahan.

“Wawar itu bentuk sosialisasi dg menggunakan kendaraan dan pengeras suara keliling kampung-kampung. Acaranya disemua desa atau kelurahan, serentak se Provinsi Banten tanggal 11 Februari 2017,” terangnya. (Kr)

 

Editor: Irdan

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.