http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Godfried Salahkan Eldin Terkait Predikat Kota dengan Tata Kelola Ekonomi Terburuk

MENARAnews, Medan (Sumut) – Wali Kota Medan dianggap tidak mampu memberikan inovasi terhadap tata kelola ekonomi. Hal ini menyusul munculnya predikat Medan sebagai Kota yang memiliki tata kelola ekonomi terburuk se-Indonesia hasil analisis Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) beberapa waktu lalu. 

Munculnya predikat ini memantik wakil rakyat angkat bicara. Anggota DPRD Kota Medan Godfried Effendi Lubis menyalahkan Tengku Dzulmi Eldin sebagai Wali Kota Medan.

Menurut dia, Eldin tidak mampu membuat inovasi untuk tata kelola ekonomi Kota Medan. Terlepas dari predikat yang diberikan KPPOD, Medan memang tertinggal dari ibukota provinsi lain soal perekonomian.

Hal ini ditandai dengan pembangunan yang lamban yang menjadi indikator adanya persoalan mendasar dalam upaya membangkitkan perekonomian.

“Bandingkan dengan kota besar lain seperti Pekanbaru, Palembang misalnya. Kita ini memang bergerak tapi kalau orang bergerak 8 langkah kita mungkin cuma langkah 2,” ujar Godfried, Rabu (01/02/2017).

Penyebab terbesar dari itu adalah soal keseriusan Eldin dalam melaksanakan Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2014 tentang perizinan satu atap yang tujuannya untuk mendongkrak kemudahan berusaha.

Saat ini di Kota Medan menurutnya dari 75 perizinan yang ada masih 11 perizinan yang sudah menjadi kewenangan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), selebihnya masih tetap dibawah dinas masing-masing.

“Lantas untuk apa dibentuk badan perizinan satu pintu kalau begitu,” ujarnya.

Tidak hanya itu, indikasi lain yang membuat prediksi tersebut tidak dapat dibantah menurutnya yakni lemahnya pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) dari perusahaan daerah yang ada dibawah Pemko Medan yakni PD Pasar, PD Pembangunan dan PD Rumah Potong Hewan (RPH).

“Bayangkan saja PD Pasar hanya menyumbang Rp 1,5 miliar, PD Pembangunan hanya Rp 50 juta dan PD RPH hanya menyumbang Rp 50 juta. Padahal aset mereka triliunan nilainya. Inikan membuktikan pengelolaan perusahaan daerah ini juga sangat buruk,” ungkapnya.

Atas kondisi ini, Godfried berharap Pemko Medan segera berbenah guna meningkatkan geliat perekonomian di Kota Medan. Kebijakan-kebijakan yang inovatif dari Walikota Medan Dzulmi Eldin menurutnya sangat dibutuhkan.

“Jangan hanya diam saja dan tidak berbuat seperti selama ini,” pungkasnya. (Yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,699PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.