http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

GNPF Kunjungi DPRD Sumbar Tuntut Penyelesaian Kasus Penistaan Agama

MENARAnews, Padang (Sumatera Barat) – Dugaan penistaan agama oleh Ahok, pernyataan pidato Megawati di acara HUT PDIP ke-44, penyadapan Ketua MUI serta SBY, menambah gejolak reaksi dari Umat Islam di beberapa daerah, tak terkecuali di Sumatera Barat.

Forum Masyarakat Minangkabau dan Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau yang tergabung dalam GNPF Sumatera Barat mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Senin (06/02) di Kota Padang. Massa yang tergabung dalam GNPF Sumatera Barat mendatangi Kantor Provinsi Sumatera Barat untuk menuntut kejelasan terhadap kasus-kasus yang selama ini hangat diperbincangkan di publik.

“Melalui perpanjangan tangan DPRD Sumbar, kami akan mengirimkan surat pernyataan terkait pidato Megawati di acara HUT PDIP ke-44 yang dinilai menghina Islam, Ulama dan rukun Iman kepada Presiden RI, Bapak Jokowi. Kami berharap DPRD Prov. Sumbar memberikan masukan dan menjembatani surat ini,” ungkap koordinator massa, Dr. Irfianda Abidin, SE, MBa di awal audiensi.

Selain itu, Irfianda Abidin meminta aparat penegak hukum juga tegas dalam menangani masalah saat ini dan tidak terlihat memihak kepada salah satu pihak.

Sementara itu, Ibnu Aqil D. Ghani (anggota MTKAAM) menambahkan bahwasanya kedatangan mereka ke DPRD Provinsi Sumatera Barat adalah untuk menuntut kasus-kasus yang sedang menjadi perhatian publik saat ini, agar segera diselesaikan dengan cepat.

“Tujuan kami datang ke sini adalah meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengakkan hukum seadil-adilnya, antara lain seperti kasus penista agama Ahok, pidato Megawati, kasus penyadapan Ketua MUI serta SBY, dan kasus pendataan Kyai oleh aparat di Jawa Timur,” jelas salah satu tokoh FMM Padang ini.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil DPRD Provinsi Sumatera Barat, Arkadius Datuak Intan Bano mengajak kepada seluruh elemen untuk bijak dalam menyikapi permasalahan umat saat ini. Pihaknya menghimbau untuk tidak lagi melakukan aksi atau penciptaan kondisi yang justru akan menambah keruhnya suasana.

“Saat ini hal yang menjadi perhatian kita bersama adalah pengawalan hukum, agar proses hukum tidak menjadi bias. Untuk itu, kita sebagai perpanjangan tangan masyarakat Sumatera Barat meminta kepada seluruh elemen untuk tidak melakukan aksi yag justru menambah keruhnya suasana,” ujar Wakil DPRD Sumatera Barat saat meenerima massa GNPF Sumatera Barat. (SB)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,699PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.