http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Forum SKPD Harus Konsisten Dalam Penyusunan Program

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palangka Raya telah memulai melakukan Rapat Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam teknis penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palangka Raya  tahun 2018.

Forum rapat SKPD yang digelar di Gedung Palampang Tarung Pemko Palangka Raya, dihadiri langsung Walikota Palangka Raya, HM. Riban Satia dan Wakil Walikota Mofit Saptono Subagio, serta Plt. Sekda Kandani. Rapat juga dihadiri segenap Kepala SKPD dan jajarannya serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Palangka Raya, Selasa (28/02).

Walikota Palangka Raya, HM. Riban Satia mengatakan, kegiatan rapat forum SKPD tersebut merupakan bentuk evaluasi dan review, agar SKPD dapat melakukan kajian mendalam terhadap kegiatan program, termasuk perencanaan program yang berimplikasi langsung dari hasil aspirasi atau  usulan pada kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan yang sudah dilakukan.

“Jadi ini semacam upaya melakukan rekapitulasi, yang mana  forum SKPD harus melakukan kajian dan analisis secara mendalam,  sehingga dari forum ini dapat membuat daftar perencanaan program kegiatan tahun 2018. Tentunya harus mampu menyesuaikan dengan anggaran yang telah ada,” ucapnya usai membuka kegiatan rapat forum SKPD tersebut.

Dikatakan, dalam penyusunan perencanaan program tersebut, setiap SKPD tidak harus diberi keleluasaan dalam menyusun program kerja, namun tetap disesuaikan dengan program kerja utama. Terlebih dalam penyusunan perencanaan program ini juga, SKPD tetap harus mempelototi  program kerja yang terdahulu yang belum selesai 100 persen.

“Walaupun ada usulan di lapangan yang baru, namun kalau tidak sesuai program kinerja utama SKPD di tahun anggaran 2018 tidak perlu direalisasi, pun demikian dapat direkomendasi  serta akan diperjuangkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) akan datang. Atau untuk Palangka Raya, tentunya menyesuaikan dengan visi maupun misi pejabat baru pemerintah, mengingat periode kami akan berakhir,” tuturnya.

Harus diakui lanjut Riban, dalam membuat penyusunan perencanaan program tersebut, tentu tidak gampang dan tidak mudah, karena setiap SKPD  harus pandai memilah program, yang sejatinya berdasarkan pada ketentuan dan urusan yang telah disepakati. Seperti  urusan wajib pelayanan dasar, urusan bukan pelayanan dasar bukan wajib, urusan pilihan dan urusan pemerintahan penunjang.

“Maka itu forum SKPD, teknisnya dibagi, kalau tidak dibagi dalam pelaksanaan pembahasannya maka dikhawatirkan akan tercecer. Sebut saja ada program yang tidak mencapai 100 persen, malah tidak masuk atau malah ada kegiatan baru. Atau sebaliknya yang sudah 100 persen, malah tidak ada program baru yang dilakukan. Program yang sudah mencapai 100 persen itu sudah dikunci dan tinggal menysuun laporan hasil saja, jadi ini harus dilalui dengan konsisten,” pungkasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.