http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

DPRD Palangka Raya Minta ASN Pengguna Sabu Dipecat

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng)  – Tertangkapnya FE (31), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Tim Direktorat Narkoba Polda Kalteng, mendapat keprihatinan dan ungkapan penyesalan dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya.

Terlebih FE sudah menggunakan narkotika satu tahun belakangan ini dan bertugas sebagai Kasi di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut Palangka Raya. Dewan berharap tindakan tegas dari pemerintah Kota diberikan kepada oknum tersebut.

“Tentu sangat mengutuk keras ulah oknum itu, bayangkan ASN sudah punya gaji, masa harus berdagang barang haram itu. Dewan menyesali keterlibatan oknum tersebut, meminta Pemko bertindak lebih keras biar jadi pembelajaran buat ASN lain,” tutur ketua Komisi C, Rusliansyah, Kamis (16/02).

Rusli menyebutkan pemerintah kota kini harus benar-bernar bersih dari oknum-oknum semacam itu, karena sangat merusak citra terlebih program pemerintah untuk berperang dan memberangus peredaran narkotika.

”Ditengah pemberantasn narkoba, malah melakukan hal melanggar aturan. Ini memalukan dan sangat menghancurkan nama baik instansi,” ungkapnya.

Kata Rusliansyah tindakan dan sanksi tegas harus diberlakukan, termasuk melakukan tes urine secara mendadak kepada seluruh ASN atau honorer sebagai bentuk antisipasi pencegahan dan penyalahgunaan narkotika di seluruh lingkungan pemerintah kota.

”Intinya, segera lakukan kembali tes urine. Jangan sampai satu berbuat yang lain juga kena. Saya juga sampaikan salut untuk kepolisian yang tiada henti memberangus peredaran narkotika di Palangka Raya, ini juga harus jadi perhatian khusus Walikota dan jajarannya,” tegasnya.

ucap Rusliansyah, perlu peranan aktif semua pihak sehingga jangan sampai ada lagi ASN-ASN lain terlibat. Terlebih saat ini kepolisian sedang melakukan pengembangan dugaan keterlibatan pihak lain.

”Intinya dewan dukung pemberatasan narkotika dan kami berharap ini peristiwa terakhir keterlibatan ASN dalam peredaran barang haram itu. Jujur ini sudah sangat mencoreng.” tuturnya.

Rusliansyah menegaskan sanksi pemecataan dan tidak ada ampun harus benar-benar diberikan kepada ASN tersebut. Walaupun dikategorikan pengguna, apalagi sampai mengedarkan dan menjadi Bandar barang haram tersebut.

“Pecat biar semua tidak mengikuti lagi. Sudah tahu dilarang dan melanggar hukum ya tetap dilakukan, makanya saya tegaskan sanksi pecat,” pungasnya ketua Partai Golkar Kota Palangka Raya ini.(AF)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,699PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.