http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

BPBD Kalteng : Kesiapan Karhutla 2017 Lebih Berat Dibandingkan Tahun 2016

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Menghadapi musim kemarau yang cukup panjang selama 6 bulan di tahun 2017, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalteng secara personalia sudah mempersiapkan diri dalam hal kelengkapan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2017.

Meski kondisi saat ini belum masuk ke dalam penanganan, akan tetapi lebih kepada upaya Pemerintah Daerah baik Provinsi, Kabupaten atau Kota untuk melakukan upaya-upaya pencegahan yang dilakukan secara fungsional baik itu Dinas Kehutanan, Sosialisasi TNI atau Polri dan BPBD Kalteng.

Hal tersebut disampaikan, Kepala BPBD Kalteng, R. Syahril Tarigan, Rabu (08/02), bahwa untuk saat ini masalah yang harus dihadapi dan ditangani adalah terkait persoalan bencana banjir di beberapa tempat seperti banjir di daerah jalan Bukit Rawi terendam air dan desa-desa yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

“Status kita saat ini masih siaga. Menurut informasi dari BMKG memperidiksi kemarau dalam waktu 6 bulan, diperkirakan iklim normal tapi curah hujan di bawah normal artinya kita akan lebih kering di banding 2016, tapi tidak sekering tahun 2015,” jelas Syaril Tarigan.

Disinggung Mengenai kesiapan anggaran baik Provinsi, Kabupaten atau Kota sejauh ini seperti apa, ia mengatakan, hal itu akan dievaluasi melalui Tim Anggaran Daerah masing-masing Kabupaten. Dan pihak BPBD Kalteng dalam hal ini tidak memiliki kewenangan akan itu.

Dirinya menilai, kesiapan tahun 2017 sekarang ini tentunya akan lebih berat lagi dibandingkan kesiapan penanganan Karhutla di tahun 2016. Berkenaan dengan kondisi peralatan sendiri tentu ada terdapat kekurangan.

“Seperti peralatan-peralatan ringan. Tapi sudah kita usulkan ke Pemerintah Daerah seperti kompa-kompa yang bisa dijinjing. Kendala kita di lapangan, peralatan kita hanya bisa mengatasi kejadian Karhutla di sisi jalan saja, tapi di dalam agak kesulitan,” paparnya menambahakan.

Disinggung kembali mengenai kondisi sumur bor yang sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah sebelumnya di sejumlah tempat rawan kemunculan titik api, dalam waktu dekat secara berkala akan dilakukan pengecekan atau uji fungsi setelah hampir satu tahun terpasang.

Dikonfirmasinya kembali, titik panas yang terjadi di tahun 2016 hanya mencapai sekitar 663 titik panas dan merata di Kabupaten yang memiliki daerah yang banyak gambutnya seperti Palangka Raya, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur.

“Pak Gubernur juga meminta kepada aparat penegak hukum atau lembaga atau Instansi yang membidangi baik itu perkebunan atau pertambangan untuk meminta masing-masing perusahaan untuk mengamankan wilayahnya,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.