http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Bawaslu Jambi Ajukan Anggaran 3 Pilkada

MENARAnews, Jambi – Bawaslu Provinsi Jambi mulai mengusahakan anggara pengawasan Pilkada Jilid III. Seperti diketahui tiga daerah yang akan menggelar pilkada pada Juni 2018 adalah Kota Jambi, Kerinci dan Merangin.

Hanya saja, dari ketiga daerah, anggaran Panwas yang sudah masuk APBD baru di Merangin. Sementara di Kota Jambi dan Kerinci belum jelas.

Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Ribut Swarsono mengatakan, Bawaslu sudah menyusun anggaran untuk tiga daerah ini. Karena memang panwas belum terbentuk.  Hanya saja, yang sudah ada masuk ke APBD 2017 itu masih Merangin.

“Untuk Kota Jambi belum, Kerinci juga belum. Untuk Merangin sudah masuk di APBD 2017 untuk tahapan persiapan. Cuma belum bisa kami pastikan jumlahnya,”katanya saat dihubungi, Minggu (26/2/2017).

Ia mengatakan, Bawaslu memang sudah mencoba membuat janji dengan Pemerintah Kota Jambi untuk membahas hal ini. Namun, pertemuan masih tertunda.

“Sudah sempat janji untuk bertemu, tapi batal terus. Tapi Untuk Kerinci, tadi dapat kabar bisa bertemu Rabu ini dengan Bupati Kerinci,”katanya.

Mengenai jumlah anggaran yang diajukan, Ribut mengaku jumlahnya tidak sama. Karena tergantung jumlah desa dan kecamatan dari wilayah tersebut. Ia mencontohkan untuk Merangin ada 24 kecamatan, Kerinci 16 kecamatan sedangkan Kota Jambi hanya 11 kecamatan. Sehingga tentu jumlah yang dibutuhkan tidak sama.

“Tapi kisarannya di angka Rp6-8 miliar,”katanya.

Ia berharap bisa segera membahas anggaran pengawasan ini dengan pemerintah terkait. Ini karena tahapan Pilkada akan dimulai Oktober mendatang. Sehingga anggaran seharusnya sudah ada di 2017 ini.

“Kita berharap ini bisa clear secepatnya. Sehingga saat Panwas harus dibentuk bisa bekerja sesuai tahapan yang sudah ada,”jelasnya.

Mengenai rekruitmen Panwas untuk tiga daerah ini, Ribut mengaku belum ada instruksi dari KPU RI. Biasanya memang panwas terbentuk sebulan sebelum tahapan dimulai. Karena itu, proses seleksi seharusnya sebelum itu. Sehingga seluruh tahapan bisa diawasi oleh Panwas.

“Kalau untuk jadwal seleksi kita belum bisa pastikan. Karena biasanya nanti ada perintah dari bawaslu RI. Kita tunggu,”katanya.

Makanya, untuk sementara ini, komunikasi soal anggaran ditangani di Bawaslu. Mengingat panwas di kabupaten hanya lembaga adhoc.    Terkait kebutuhan anggaran Panwas sendiri, Ribut mengatakan tidak jauh berbeda dengan anggaran sebelumnya. Dimana, ada anggaran honor Panwaslu, Panwascam, PPL dan Pengawas TPS. Tentunya keberadaan disesuaikan dengan tahapan. Sehingga jika kecamatannya lebih banyak, maka kebutuhan anggaran juga lebih besar.(GWA)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.