http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Anggaran Karhutla 2017, Legislator : 20 Miliar Masih Jauh dari Cukup

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Anggaran yang disetujui dan akan dikucurkan oleh Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng dalam pencegahan atau penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2017 sebesar Rp.20 Miliar dinilai masih jauh dari kata cukup.

Hal tersebut dikarenakan, Wilayah Kalteng termasuk daerah rawan terjadinya Karhutla dengan alasan, luasan lahan gambut di Kalteng (sekitar 3,3 Juta Ha yang memiliki ketebalan 50 Cm sampai 4 Meter.red) serta luasnya kawasan hutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komis B, DPRD Kalteng H. Asera, bahwa paling tidak anggaran yang dibutuhkan baik dalam pencegahan atau penanganan Karhutla di Kalteng memerlukan anggaran sekitar Rp.100 Miliar.

“Disamping ada anggaran tertentu yang disiapkan di masing-masing Kabupaten atau Kota. Artinya jika Anggaran Pemerintah Provinsi tidak mendapatkan perhatian dari Pusat, Pemerintah Pusat jangan marah-marah dengan Pemerintah Daerah,” jelas Asera, Senin (13/02) di Palangka Raya.

Penjelasan tersebut ujarnya, dimaksudkan agar Pemerintah Pusat dalam hal ini dapat lebih membuka mata terkait kondisi anggaran yang ada di Daerah. Sementara Pemerintah Daerah sendiri sampai saat ini masih belum bisa menganggarkan.

Dengan alasan, Pemerintah Daerah Kalteng lanjutnya kembali, masih kekurangan anggaran. Bahkan dia menyarankan kepada Pemerintah Pusat untuk bisa menyiapkan Helikopter melakukan pemantauan dari udara serta helikopter water bom untuk membantu pemadaman.

“Seperti kemarin di tahun 2015 ada pinjaman helikopter dari Rusia. Jadi jangan hanya memantau dan menghimbau saja, itu masih belum cukup,” jelasnya menambahkan.

Dirinya juga merasa prihatin terhadap relawan-relawan yang mendedikasikan diri untuk memadamkan api di sejumlah titik yang sulit terjangkau. Hal itu dapat dilihat dari minimnya peralatan yang digunakan serta minimnya anggaran operasional yang diberikan.

Asera juga menyinggung terkait kondisi sumur bor yang sudah disiapkan sebelumnya oleh Pemerintah Daerah masih belum memadai, pasalnya titik sumur bor yang terpasang hanya ada di sekitaran kota. Sehingga jika kebakaran terjadi di area jauh dari sumber air, petugas akan kesulitan memadamkan api.

“Paling tidak ada akses untuk masuk ke sejumlah titik api di dalam hutan. Kalau nggak membikin danau kecil yang nanti bisa diambil airnya sehingga petugas tidak kesulitan memperoleh air,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.