Rizieq Shihab: Jangan Sembarangan Menuduh Orang Makar

MENARAnews, Jakarta – Imam besar Front Pembela Islam (FPI, Rizieq Shihab angkat bicara terkait tudingan beberapa pihak yang menilai bahwa aksi bela Islam 212 Desember tahun lalu sebagai aksi makar. Salah satunya adalah menanggapi tudingan yang disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

“Jadi saya ingatkan ke Kapolda Metro Jaya jang asal dan sembarangan melakukan penyebarluasan isu makar terhadap aksi 212. Bilang sama Kapolda Metro supaya belajar hukum lagi,” kata Rizieq di Gedung DPR

Tak hanya itu, Rizieq pun meminta kepada Kapolri untuk segera mencopot Kapolda Metro karena pernyataannya yang menurutnya bisa memprovoksi masyarakat bahwa ada upaya makar dalam aksi 212

“Kapolri wajib copot Kapolda yang melakukan provokasi karena hal tersebut sangat berbahaya bagi NKRI. Kalau gak ngerti hukum seharusnya tidak boleh jadi Kapolda. Jika memang aksi 212 itu makar, maka Presiden, Wapres, Kapolri, Panglima yang ikut hadir dalam aksi itu sudah pasti terlibat makar,” cetus Rizieq

Menyikapi hal ini, Rizieq meminta kepada semua aparat kepolisian untuk tidak asal dan sembarangan menuduh orang kelompok tertentu berbuat makar.

“Jadi jagan dikit-dikit makar, orang rapat dan ceramah dibilang makar. Orang simposium dibilang makar, berbeda pendapat dengan presiden semua makar. Bilang sama Kapolda suruh belajar hukum lagi,” kata dia

“Kemudian saya ingatkan kepada semua aparat penegak hukum bahwa aksi makar itu sudah tidak ada karena sudah dihapuskan di Indonesia, kecuali menggunakan senjata,” tandas Rizieq. (ADF)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!