http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pemprov Kalteng Kaji Pergub Terkait Kearifan Lokal

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Berkaca dengan kodisi situasi kabut asap yang terjadi hampir di setiap tahunnya di Kalteng, Pemerintah Provinsi Kalteng terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan terjadinya kabut asap yang disebabkan adanya kebakaran hutan dan lahan.

Meski persoalan yang menyangkut kebiasaan masyarakat khusus petani berladang yang membuka lahan dengan cara membakar menjadi perdebatan hingga saat ini, karena kebiasan tersebut sudah dilakukan turun temurun oleh masyarakat Kalteng, bahkan dikatagorikan sebagai kearifan lokal.

Sejak Pemerintah memberlakukan larangan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta pencabutan Peraturan Gubernur Kalteng terkait yang memperbolehkan untuk membuka lahan dengan cara membakar, situasi kabut asap khususnya di Kalteng dapat dikendalikan.

Menyikapi kondisi itu, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng melalui instansi terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup berencana akan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Inisiasi Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, Mursid Marsono, bahwa kajian akademisi terkait wacana aturan tersebut sudah dilakukan dan diselesaikan di tahun 2017.

“Mulai dari pakar hukum, pakar gambut, dan pakar terkait kearifan lokal juga kita minta untuk melakukan kajian. Yang jelas dalam aturan ini kita tetap tidak memperbolehkan membakar lahan tapi kita juga melindungi kearifan lokal,” ujar Mursid Marsono diwawancarai awak media kamis (12/01) di Palangka Raya.

Ditegasnya kembali, kearifan lokal bukan berati membakar lahan. Tapi dalam Pergub tersebut nantinya akan diatur lebih jauh bagaimana kearifan lokal tetap terjaga, tapi tidak dengan membakar lahan yang dimungkinkan akan mengakibatkan kondisi kabut asap kembali.

Dirinya berharap setidaknya di bulan Mei sampai dengan Juni tahun 2017, kajian Pergub sudah terselesaikan dan dibahas di DPRD Kalteng. Sedikit gambaran, pada Pergub nantinya tetap melarang membakar lahan dan lebih mendefinisikan kepada kearifan lokal.

“Sekali lagi, kearifan lokal bukan membakar, tapi sebelumnya ada proses yang dilaksanakan untuk melakukan kearifan lokal tapi tidak langsung membakar. Tapi ingat, kearifan hanya untuk pangan, bukan untuk nanam yang lain seperti sawit dan lainnya” tutupnya.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.