http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Oknum Keluarga Besar USU Diduga Rampas Tanah Petani

MENARAnews, Medan (Sumut) – Sejumlah oknum yang mengatasnamakan Keluarga Besar Universitas Sumatera Utara ( KB USU) diduga telah merampas lahan petani diareal eks HGU PTPN II di Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Hal tersebut disampaikan para petani Desan Durin Tonggal dalam Konferensi Pers di Sekretariat Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut, Selasa (10/1/2017).

Rembah Br Keliat, 44 tahun, salah seorang petani yang dilaporkan ke polisi melaporkan kasus perampasan tersebut ke Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut karena menilai ada kejanggalan dalam kasus tersebut.

“Kami dilaporkan ke polisi secara pidana dan perdata, Kami dianggap menguasai tanah tanpa izin,” kata Rembah yang didampingi Srik dan Rosmiana.

Rembah menceritakan jika sebenarnya tanah tersebut merupakan lahan yang telah digarap dan dikuasi petani sejak 1956. Namun pada bulan Oktober 2016, dirinya dan Satria (31 tahun) dilaporkan secara perdata oleh Nadimah Lubis ke kepolisian terkait perbuatan melawan hukum. Bahkan dibulan November, Rembah yang juga sekretaris KT-AEAB bersama Ketua KT-AEB, Martin Sinulingga (55 tahun) kembali dilaporkan oleh H Abdul Wahab Yahya secara pidana atas dugaan melakukan pengrusakan dan menguasai tanah tanpa izin.

Bahkan saat ini para petani juga mengalami teror dari oknum tidak dikenal. Hal tersebut ditandai dengan pengrusakan dan pembakaran terhadap posko KT-AEAB pada jumat, 6 Januari 2017 oleh orang tidak dikenal. Namun Polsek Pancur Batu sebagai tempat melapor para petani, justru menolak laporan mereka.

KontraS Sumut melalui Ronald Safriansyah mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Polisi harusnya besikap adil dalam menanggani proses hukum, khususnya terkait konflik agraria. Karena sering kali polisi merugikan para petani yang sebenarnya telah lama menetap dilahan tersebut.

Ronald mengatakan jika pihaknya akan terus mendampingi para petani dalam menyelasaikan kasus ini. Menurutnya selama ini banyak tindakan pihak kepolisian yang tidak netral. Apalagi saat ini pada kasus Petani Durin Tonggal ini sudah menjurus ke kasus kriminalisasi terhadap petani.

KontraS juga akan menuntut kembali Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk membatalkan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) diatas tanah Eks PTPN II Desa Durin Tonggal. Selain itu KontraS juga akan melaporkan balik tindakan penolakan terhadap laporan petani yang dilakukan oleh Polsek Pancur Batu dan melaporkan Nadimah Lubis, (kar)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,685PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.