http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Nama SBY Disebut dalam Persidangan Ramadhan Pohan, Kenapa?

MENARAnews, Medan (Sumut) – Nama SBY disebut saat persidangan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 15,3 miliar yang menjerat politisi Partai Demokrat Ramadhan Pohan, Selasa (31/01/2017). 

Ramadhan Pohan dituding menyeret nama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk mendapatkan pinjaman uang ke Rotua Hotnida Br Simanjuntak. Hal itu disebutkan langsung oleh saksi korban Rotua saat persidangan di PN Medan.

“Katanya (Linda) Ramadhan mau mencalonkan diri jadi wali kota. Jadi dia mau pakai uang Inang (Rotua) dulu, menunggu uang kiriman dari Pak SBY di Jakarta. Karena ada sumbangan dari SBY sebesar Rp 23 Miliar. Ada juga kiriman dari jenderal-jenderal,” ucap Rotua di hadapan majelis hakim yang diketuai Djaniko MH Girsang.

Rotua bersaksi kalau dia dikenalkan dengan Ramadhan Pohan oleh Savita Linda Hora Panjaitan. Rotua juga bilang kalau dia sudah lama kenal dengan Linda yang merupakan pendukung pasangan Ramadhan Pohan-Eddie Kesuma saat Pilkada Kota Medan 2015 lalu.

Linda yang membujuk Rotua agar memberi pinjaman ke Ramadhan. Dia meyakinkan kalau pinjaman itu akan dibayar secepatnya bahkan Linda juga menunjukkan laporan harta kekayaan Ramadhan ke KPK.

Rotua dan suami awalnya dibawa Linda ke Restoran Traders di Medan. Ramadhan Pohan telah menunggu di sana. Pada pertemuan itu, Ramadhan meminta dukungan.

Berdasarkan keterangan Rotua, dalam pertemuan itu Ramadhan menyatakan uang yang dipinjamkann Rotua akan dikembalikan jika kiriman dari SBY dan para jenderal sudah tiba, paling lama seminggu. Sebagai imbalannya, Rotua akan diberi bunga 3 persen dari nilai pinjaman. Singkat cerita, Rotua sudah berulang kali meminjamkan uang kepada Ramadhan Pohan.

“Linda bilang uang sudah mau sampai. Dia juga bilang rumah Ramadhan di Jakarta mau dijual. Dia terus meyakinkan saya. Saya pun mengasih dia pinjaman lagi,” ucap Rotua.

Pinjaman itu mencapai Rp 10,8 miliar, sehingga membuat Rotua makin bingung.  Ramadhan dan istrinya bersama Linda datang ke rumahnya. Dia meminta 13 lembar kwitansi pinjaman dan ditukar dengan selembar cek.

“Ramadhan menyuruh Linda menulis di cek itu Rp 10,8 miliar. Lalu cek itu diteken Ramadhan dan dikasih ke saya,” jelasnya.

Setelah itu, Ramadhan menambah pinjaman lagi sebesar Rp 4,5 miliar. Pinjaman itu diperoleh dari putra Rotua, Laurenz Hanry Hamonangan Sianipar. Bahkan akan diimingi imbalan Rp 400 juta.

Sebagai jaminan, Ramadan memberikan cek sebesar Rp 4,5 miliar.  Belakangan cek yang diberikan Ramadhan ternyata tidak dapat dicairkan. Saldo di rekeningnya tidak pernah lebih dari Rp 10 juta sejak dibuka.

Di lain pihak, Ramadhan membantah sejumlah kesaksian Rotua. Di antaranya dia menyatakan tidak pernah menyebut akan mendapat kiriman Rp 23 miliar dari Jakarta. Dia pun menyatakan seumur hidup tidak pernah berurusan dengan rentenir.

“Itu fiksi,” ucapnya.

Setelah mendengarkan tanggapan Ramadhan, majelis hakim kemudian bertanya pada Rotua. Perempuan itu menyatakan tetap pada keterangannya.

Dalam perkara ini, Ramadhan dan Linda didakwa telah menipu atau menggelapkan uang milik Rotua Hotnida Br Simanjuntak dan putranya, Laurenz Henry Hamonangan Sianipar.

Rotua merugi Rp 10,8 miliar sedangkan Laurenz Rp 4,5 miliar sehingga totalnya menjadi Rp 15,3 miliar.

Ramadhan dan Linda didakwa telah melakukan perbuatan yang diatur Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP subs Pasal 378 Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. (Yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,685PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.