http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Kang Andik, Kakek 73 Tahun Kayuh Sepeda Keliling Indonesia Demi Misi Pelestarian Hutan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Seorang kakek berumur 73 tahun mengelilingi Indonesia dengan bersepeda. Bukan hanya untuk kesenangan belaka, Raden Andik Jaya Prawira, begitu nama lengkapnya, punya misi pelestarian lingkungan dengan bersepeda ke semua provinsi di Indonesia. 

Hari ini, Rabu (11/01/2017), lelaki berjanggut putih dan kerap disapa Kang Andik itu tiba di Sumatera Utara dan singgah di Kota Medan untuk bertemu Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Kedatangannya ke kantor gubernur adalah untuk menyampaikan pesan terkait pelestarian lingkungan.

“Misi saya adalah pelestarian lingkungan. Jadi kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat, saya mohon perhatikan hutan kita. Supaya tetap dicadangkan adanya hutan lindung, hutan wisata, hutan kota dan Daerah Aliran Sungai (DAS),” kata Kakek yang memiliki 12 cucu ini, usai menemui Gubsu sore tadi.

Berbekal pakaian dan peralatan sepeda lainnya, Kang Andik sudah melewati 333 Kabupaten/Kota dan 27 Provinsi dengan bersepeda dua tahun terakhir. Sumut adalah provinsi ke 27 yang dilewatinya. Sebelum tiba di Medan, Kang Andik terlebih dahulu menjajal rute ke Sabang.

Lelaki kelahiran Banten, 4 Agustus 1943 ini juga mengaku menggunakan biaya sendiri untuk menjalankan misinya. Kang Andik adalah lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Bogor tahun 1964. Perjalanan Kang Andik dimulai sejak 16 September 2014.

Tak sedikit ada rasa sedih di raut wajah Kang Andik. Meski begitu dia mengaku merasa rindu kepada keluarganya yang ada di Pulau Jawa.

“Yah kalau kangen pastilah. api ini sudah pilihan saya untuk melakukannya,” kata Kang Andik.

Meski tak muda lagi, fisik Kang Andik tampak bugar. Untuk ukuran seorang kakek, rasanya tak mungkin lagi ia harus mengayuh sepeda. Apalagi harus mengelilingi Indonesia.

Andik juga berbagi kisah selama dalam perjalanan. Ditanyai rute mana yang paling sulit dilalui, ia mengatakan rute yang paling berat adalah di Jawa barat subang cianter ke tangkuban perahu.

“Itu menanjak sekali 30 km tanjakan. Saya tempuh dalam waktu 10 jam,” kata kakek yang humoris ini.

Selama dua tahun bersepeda, dia sudah tujuh kali mengganti ban, tujuh kali mengganti kanvas rem dan lima kali mengganti sepatunya karena rusak.

“Kalau tempat duduk juga udah sering ganti itu, apalagi persneling sepeda itu, udah tiga kali ganti arena sudah aus,” katanya.

Setiap hari, Kang Andik mulai mengayuh sepedanya dari pukul 07.00-17.00. Jarak yang ditempuhnya adalah 75-135 km. Sungguh bukan jarak yang dekat kalau harus dikayuh dengan sepeda yang juga membawa perbekalan. Tapi Kang ANdik tetap konsisten. Karena ini adalah bagian dari mimpinya.

Terakhir, Suami Melly Gumer ini berharap agar pemerintah bisa membuat kebijakan dan sikap untuk melindungi hutan di Indonesia. Menurutnya, saat ini jumlah luas hutan di Indonesia semakin berkurang. kebijakan pemerintah itu juga harus didorong oleh kemauan rakyatnya.

“Pemerintah harus komitmen dulu dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakannya tentang hutan kalau kita mau anak cucu kita bisa menikmati hutan ini juga nantinya,” pungkas Kang Andik.

Besok, Kamis (12/01/2017) Andik akan berangkat ke Serdang Bedagai dan menemui pejabat daerah disana. Selanjutnya, dia akan bergerak ke Tebing Tinggi, Siantar dan berencana akan mengelilingi Pulau Samosir di Danau Toba. (Yug)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,694PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.