http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Inflasi, Komoditi Ayam Ras dan Angkutan Udara Masih Jadi PR TPID Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Komoditi bahan makanan seperti daging ayam ras merupakan peyumbang inflasi tertinggi di bulan Desember 2016, baik di Kota Palangka Raya ataupun di Kota Sampit (Kabupaten Kotawaringin Timur). Kendati demikian, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng akan terus melakukan upaya mengendalikan angka laju inflasi di bulan Januari 2017.

Adapun permasalahan lainnya yang berkaitan dibahas pada kegiatan press release TPID yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Bina Sarana Perekonomian Provinsi Kalteng, Suryadi dan dihadiri sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, serta lembaga vertikal seperti Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalteng dan Bulog Perwakilan Kalteng, Rabu (04/01) di Palangka Raya.

Suryadi menyampaikan, meski komoditi daging ayam ras penyumbang inflasi di bulan Desember 2016, untuk ketersedian daging ayam ras di Kalteng masih cukup, serta diharapkan harganya sendiri tidak terlalu turun jauh dan tidak juga terlalu tinggi dari angka sekarang.

“Sehingga diprediksikan di bulan Januari 2017, angka inflasinya relatif lebih kecil (inflasi daging ayam ras Kota Palangka Raya desember 2016 sebesar 0,34 persen dan inflasi daging ayam ras di kota Sampit 0,43 persen. red)” ujar Suryadi ke sejumlah awak media yang hadir.

Selanjutnya, untuk komoditi lain yang berbasis budidaya seperti bawang merah dan cabai, dikatakannya ketersedian realitif cukup sampai dengan akhir bulan Januari 2017.

Dia juga menginformasiakan, bulan ini akan ada panen bawang merah dan cabai, sehingga nantinya bisa menekan komoditi penyumbang inflasi tersebut. Adapun nantinya tidak tercatat oleh pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, mungkin saja hal tersebut potensinya cukup kecil.

“Kami sampaikan juga, Bulog menginformasikan ketahanan pangan kita baik dari beras dan gula khusus di wilayah Kalteng sampai 6 bulan kedepan masih tersedia,” paparnya menambahakan.

Sementara itu, PLT Kepala KPw BI Kalteng, Setian menyampaikan, di bulan Desember 2016 kemarin, ada dua komoditas yang aga sulit dikendalikan oleh TPID Kalteng, pertama komoditas angkutan udara dan komoditi daging ayam ras.

“Memang dua komoditi ini masih agak susah kita kendalikan, dan itu juga merukapan Pekerjaan Rumah (PR) bagi TPID Kalteng. Terkait dengan komoditi angkutan udara, karena memang kebijakan dari Pemerintah Pusat atau secara nasional sehingga TPID di daerah belum bisa berbuat banyak dalam mengendalikan Inflasi untuk angkutan udara,” ujar Setian menjelaskan.

Disamping itu, prediksi di bulan Januari 2017, ujarnya lagi, kemungkinan Kalteng akan inflasi yang cukup dangkal yakni masih di bawah 0,5 Persen. Sematara komoditi yang mungkin akan mendorong inflasi di Januari 2017 ada resiko dampak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yakni pencabutan subsidi untuk kelompok 900 Volt Amper.(arli)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,701PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.