http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Badan Siber Nasional Perlukah?

MENARAnews, Medan (Sumut) – Fenomena cyber yang sedang dicanangkan oleh pemerintah Tahun 2017 ini sangat menjadi perhatian publik.

Rencana pembentukan Badan Siber Nasional sebelumnya telah disampaikan Menko Polhukam Wiranto. Badan ini dibentuk karena Indonesia menjadi negara yang gampang terserang kejahatan siber berdasarkan sebuah penelitian pakar siber internasional.

Dalam diskusi yang diadakan oleh LPM STIKPress ini turut hadir Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah S. Ik, Sosiolog Adbul Khair Amal dan Waspada yang diwakilkan Dr. Dedi Shah putra, M.A yang mengangkat tema “Pentingkah Badan Siber Nasional dalam Menjaga Stabilitas Negara atau Hanya Pemadam Kritik”.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Sumut, Muhammad Fitriyus M.A pembentukan Badan Siber Nasional dinilai perlu dan tidak harus terburu buru. Hal tersebut karna pembetukan ini akan mebutuhkan anggaran yang sangat besar sedangkan pengawasan pelangaran penggunaan media masih diatur dalam UU ITE.

“Kita melihat bahwa Badan Siber Nasional sebenarnya perlu dibentuk tapi tidak urgent karna akan membutuhkan dana APBN yang besar.” ujarnya saat diskusi yang dibawakan di Kampus STIKPress, jalan Gedung Arca, Medan. Kamis (26/1/2017) .

Fitriyus juga menyimpulkan bahwa dalam menjaga stabilitas negara setiap masyarakat harus bijak dalam penggunaan media sosial saat ini dan pemerintah harus saling besinergi.

Dedy Shah mengatakan perlu kedewasaan menanggapi permasalahan pemberitaan. Menurutnya, media massa dan media sosial memiliki perbedaan dalam hal pengawasan sehingga muncul pemberitaan yang tidak layak (hoax) yang termasuk kejahatan siber berupa kesusilaan perjudian dan penghinaan.

“Pemberitahaan hoax yang sering muncul diakibatkan oleh longgarnya pengawasan terhadap media sosial. Inilah yg menciderai pemberitaan sekarang membuat kepercayaan masyarakat akan pemberitaan media menurun.” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, “Hoax juga dapat muncul akibat aspirassi khalayak yang tersumbat, aspirasi layaknya disalurkan. Persoalan ini berupa hubungan sosial masyarakat dengan pemerintah.”

“Mungkin kecendrungan pemerintah saat anti kritik mebuat masyarakat menggunakan media sosial untuk penyampaian aspirasi” katanya.

AKBP Febriansyah mengatakan bahwa cyber crime sebagai bentuk kejahatan dunia maya dinilai berbahaya maka perlunya dibentuk Badan Siber Nasional atau BSN sebagai bentuk pertahanan negara.

“Saat ini, banyak terjadi pelanggaran penggunaan media sosial seperti judi, penghinan dan kejahatan lainnya. Oleh karna itu, BSN sangat perlu dibentuk oleh pemerintah”. Tegasnya.

Diakhir diskusi, Iskandar zulkarnain dosen STIKPress mendorong pemerintah untuk penguatan regulasi dalam pembentukan Badan Syber Nasional. (Pik)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.