http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

ASITA Desak Pemerintah Tertibkan Pengusaha Travel Online

MENARAnews, Medan (Sumut) –  Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) mendesak pemerintah untuk melakukan penertiban terhadap perusahaan travel berbasis online. Alasan utama ASITA karena diteranggai jika banyak perusahan online yang tidak memiliki izin usaha. Desakan yang dilakukan ASITA disampaikan bersamaan dengan perayaan hari jadi ASITA ke 46 di Lucky King Restoran, Medan pada Sabtu (21/1/2017).

Perayaan itu sendiri dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sumut, Ibnu Sri Hutomo; Walikota Medanz, Tengku DzulmiEldin yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Medan, Hasan Basri; Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ASITA Sumut, Clement Gultom dan beberapa undangan lainnya.

“Kita tidak anti akan sistem berbasis online. Namun perusahaan travel online harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah”, ungkap Solahuddin Nasution, selaku Ketua ASITA Sumatera Utara.

Solahuddin menuturkan jika desakan penertiban ini semata-mata untuk menjaga iklim usaha dibidang travel. Karena sebenarnya mereka sadar perkembangan internet saat ini yang membuat perusahaan online merupakan sebuah kewajaran. Bahkan menurutnya, para member ASITA saat ini juga sedang mengembangkan system online secara kelembagaan ditingkat nasional.Tapi ASITA menilai saat ini banyak perusahaan travel online yang hanya bermodalkan kop surat dan website saja. Sehingga perusahaan-perusahaan tersebut dapat memberikan harga yang lebih murah, disebabkan mereka tidak membayar kewajiban seperti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Dengan kata lain, perusahaan seperti itu dapat menekan biaya produksi. Dengan kondisi demikian, Solahuddin mengkhawatirkan jika akan banyak perusahaan-perusahaan travel konvensional yang terancam gulung tikar. Penyebabnya tidak lain adalah keengganan masyarakat untuk bertransaksi lagi karena dianggap perusahaan konvensional memberikan harga mahal. Padahal dengan tidak adanya badan usaha yang jelas, pelayanan yang diberikan juga tidak terjamin.

Belum lagi dari segi pemerintah, sebenarnya Negara juga akan dirugikan karena perusahaan travel tanpa izin tentnya tidak membayar pajak. Oleh sebab itu, ASITA berharap pemerintah dapat turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Hal tersebut untuk menjaga persaingan yang tetap sehat diantara pengusaha.

“Pemerintah kan buat aturan bukan untuk dilanggar, jadi kita berharap penegakan aturan yang dibuat pemerintah harus juga berjalan sebagai mana mestinya,” desaknya. (Kar)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.