http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Aset Masih Jadi Kekhawatiran Besar Pemkab Atas Penilaian BPK

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Masalah aset masih menjadi pekerjaan besar yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, pada tahun lalu, persoalan aset menjadi cacatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tahun ini, persoalan itu kembali mengancam lantaran akibat pemberlakuan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru, banyak administrasi aset yang perlu dibenahi kembali berdasarkan instansi yang baru ditetapkan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang, Ferry Hasanudin mengatakan, saat ini ada sejumlah dinas yang dilebur seperti Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga menjadi Dinas Pariwisata dan Dinas Pemuda dan Olahraga. Oleh karena itu aset yang ada di dinas sebelumnya, harus didata kembali agar tertib administrasi.

“Kan ada yang dipecah dan digabung, jadi kita ingin tertib administrasi. Misalnya Disparpora pecah, disitu ada aset. Sehingga harus mengajukan pengalihan aset agar tertib administrasi. Dengan begitu dokumen pendataan aset tertata rapih. Jangan sampai aset yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang tidak sesuai,” ujarnya usai menggelar rapat pembahasan aset di Oproom Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Rabu (25/1/2017).

Diakuinya, menginventaris barang yang tercatat sebagai aset tidak lah mudah. Karena kadangkala fisik barang terdata, namun di dalam domumen tidak tertera, begitupun sebaliknya.

“Masalah aset selalu menjadi temuan BPK. Maka kita harus ada komitmen bersama dari jajaran tertinggi sampai terbawah untuk membenahi. Oleh karenanya hari ini kita undang semua untuk dijelaskan aturan hukumnya agar tertib administrasi, imbuhnya.

Meski masalah aset kerap kali yang temuan maupun catatan oleh BPK, namun Ferry berharap agar pada tahun ini, bidang aset tidak jadi persoalan dimata BPK. Alasannya, Pemkab sudah berupaya maksimal untuk membenahi masalah tersebut.

“Mudah-mudahan ini tidak jadi persoalan dimata BPK. Yang penting kita ada progress perbaikan. Saya sudah perintahkan BPKD untuk memeriksa kembali aset yang sudah dilaporkan. Bila perlu kita turun langsung untuk membimbing dan mengarahkan,” papar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPRD Pandeglang itu.

Senada dikatakan Kepala BPKD Pandeglang, Ramadani. Dimana ia menilai, masalah aset menjadi salah satu kekhawatiran besar atas penilaian BPK. Sebab berdasarkan pengalaman tahun lalu, sekitar 620 unit kendaraan tidak bisa dihadirkan saat pemeriksaan BPK.

“Iya ini (Aset) menjadi bagian kekhawatiran kita atas penilaian BPK. Karena kuncinya bahwa manakala nanti BPK meminta untuk uji petik dengan meminta fisiknya dihadirkan maka susah kita penuhi. Pengalaman yang lalu, sekitar 620 unit kendaraan tidak bisa dihadirkan saat pemeriksaan BPK,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengundang beberapa SKPD yang pecah dan hilang untuk menyampaikan bahwa proses pengalihan aset harus sesuai antara fisik dan administrasi. Dengan begitu, potensi temuan BPK atas aset milik Pemkab tahun ini bisa diminimalisir.

“Kami mengundang mereka untuk menyakinkan bahwa proses pengalihan aset harus sesuai antara fisik dan administrasi, setelah itu kita akan serahkan ke SKPD yang baru. Karena jika tidak dikawal sekarang, kemungkinan hilangnya barang-barang miliki negara akan semakin besar, terutama barang-barang elektronik,” sebut mantan Inspektur Inspektorat itu.

Dirinya menegaskan, proses pendataan aset ini harus selesai pada akhir bulan Januari. Karena diawal bulan Februari, BPK akan mulai melakukan pemeriksaan.

“Kita menargetkan ini harus selesai pada akhir Januari, karena BPK diperkirakan pada awal Februari akan datang. Sejuah ini baru Distamben dan Dishutbun yang sudah menyerahkan dokumen aset. Tinggal BPKD akan memeriksa ulang,” jelasnya. (Kr)

 

Editor: Irdan

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,707PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.